Bandar Lampung – MUI Lampung Digital
Relasi antara suami dan istri dalam kehidupan rumah tangga menjadi isu penting yang terus menarik perhatian, terutama ketika dikaitkan dengan kesetaraan gender, pembagian peran, serta pemenuhan hak dan kewajiban dalam keluarga. Menjawab pentingnya persoalan tersebut, Lamban Inspirasi kembali menghadirkan ruang dialog intelektual melalui Diskusi Publik Seri Ke-8 bertajuk “Relasi Suami dan Istri dalam Perspektif Gender”, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting mulai pukul 18.45 tersebut menghadirkan sejumlah akademisi dan tokoh yang memiliki perhatian terhadap kajian hukum keluarga, keislaman, dan persoalan sosial kemasyarakatan.
Tiga narasumber yang dijadwalkan hadir ialah KH. Marzuki Wahid, Rektor Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon; Nyai Nailal Muna dari Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri; serta Muhammad Jayus, M.H.I., Ketua Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung.
Diskusi ini juga menghadirkan Dr. Agus Hermanto, M.H.I., Founder Lamban Inspirasi, sebagai pembicara utama (keynote speaker). Sementara itu, jalannya diskusi akan dipandu oleh Erik Rahman Gumiri, M.H., dosen Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung, selaku moderator.
Tema relasi suami dan istri dalam perspektif gender menjadi relevan di tengah perkembangan masyarakat yang semakin menaruh perhatian terhadap pentingnya hubungan keluarga yang adil, harmonis, dan saling menghargai.
Dalam kehidupan rumah tangga, hubungan suami dan istri tidak hanya berkaitan dengan pembagian tugas domestik dan tanggung jawab ekonomi, tetapi juga menyangkut persoalan komunikasi, pengambilan keputusan, penghormatan terhadap hak masing-masing, serta keseimbangan peran dalam membangun keluarga.
Perspektif gender menjadi salah satu pendekatan penting untuk memahami bagaimana konstruksi sosial dan budaya memengaruhi hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam perkawinan. Di sisi lain, nilai-nilai keagamaan juga memiliki peran mendasar dalam membentuk pemahaman mengenai tanggung jawab, keadilan, dan kemitraan dalam keluarga.
Melalui pertemuan para akademisi dari berbagai institusi tersebut, diskusi ini diharapkan mampu memperkaya pemahaman masyarakat mengenai relasi suami dan istri, termasuk bagaimana prinsip keadilan, penghormatan timbal balik, dan tanggung jawab bersama dapat diterapkan dalam kehidupan rumah tangga.
Kehadiran narasumber dengan latar belakang keilmuan dan institusi yang beragam juga membuka peluang bagi pertukaran pandangan yang lebih luas, khususnya dalam mempertemukan perspektif keislaman, hukum keluarga, dan kajian gender.
Diskusi Publik Lamban Inspirasi Seri Ke-8 ini terbuka bagi masyarakat yang ingin memperdalam wawasan mengenai kehidupan keluarga dan dinamika hubungan suami-istri.
Peserta dapat mengikuti kegiatan melalui Zoom Meeting dengan Meeting ID 82089103318 dan Passcode 093771. Pendaftaran juga tersedia melalui kode QR pada poster kegiatan.
Panitia turut menyediakan sertifikat elektronik (e-certificate) gratis bagi peserta. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak WhatsApp Burhan di nomor 0812-7899-9306.
Melalui forum diskusi publik ini, Lamban Inspirasi diharapkan terus menjadi ruang pertukaran gagasan yang konstruktif, mempertemukan pemikiran akademis dengan persoalan kehidupan masyarakat, serta mendorong terbentuknya keluarga yang harmonis, berkeadilan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. (Rita Zaharah)
