Bandar Lampung – MUI Lampung Digital
Kegiatan Lampung Sharia Economic Festival (LaSEF) 2026 yang diselenggarakan oleh Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung resmi ditutup pada Minggu malam (10/05/2026) di Lampung City Mall, Jl. Yos Sudarso No. 80 Bandar Lampung. Penutupan kegiatan dilakukan langsung oleh Gubernur Lampung, Ir. H. Rahmat Mirzani Djausal, ST, MM. Acara penutupan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan do’a yang dipimpin oleh Ketua MUI Provinsi Lampung, KH Suryani M Nur. Suasana berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dari para tamu undangan yang hadir.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting di Provinsi Lampung, di antaranya Ir. H. Rahmat Mirzani Djausal, ST., MM selaku Gubernur Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, SE., MBA, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung Bimo Epyanto, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Hj. Purnama Wulan Sari Mirza, SE., MM., Kepala BNN Provinsi Lampung yang diwakili oleh Maximillian Sahese, AP (Kabag Umum), Ketua MUI Provinsi Lampung KH Suryani M Nur, Pangdam XXI/Raden Inten yang diwakili oleh Kolonel Arm. Fajar Catur Prasetyo (Aslog Kodam), Kapolda Lampung yang diwakili oleh Kombes Pol. Januar Simanjuntak (Kabid Keuangan), Kabinda Lampung yang diwakili oleh Letkol Cku Raya Hariyanto (Agen Madya), Danlanal Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, Brigif 4 Mar/BS yang diwakili oleh Letkol Laut (S) Anthoni Sugianto, Danlanud Pangeran M. Bunyamin Lampung yang diwakili oleh Kapten Sus Adi Cahyo (Kasibintal), Kajati Lampung yang diwakili oleh Andreas Suprianus (Kasi Intel II), serta sekitar 200 orang undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian kegiatan LaSEF 2026 selama tiga hari pelaksanaan, sejak 8 hingga 10 Mei 2026.
Ia menjelaskan bahwa LaSEF 2026 menghadirkan berbagai program strategis, antara lain perluasan halal value chain, optimalisasi pembiayaan syariah, serta penguatan literasi dan halal lifestyle di Provinsi Lampung.
Bimo Epyanto juga menyampaikan bahwa para pemenang lomba dalam ajang LaSEF 2026 nantinya akan mewakili Provinsi Lampung pada ajang Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera yang akan dilaksanakan di Provinsi Sumatera Selatan. “Alhamdulillah, berkat komitmen bersama, business matching yang dilakukan telah menghasilkan komitmen pembiayaan sekitar Rp230 miliar pada tahun 2026. Tentu komitmen ini tidak berhenti di atas kertas saja, tetapi harus direalisasikan dalam bentuk pembiayaan kepada para pelaku usaha,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya mengapresiasi langkah dan komitmen Bank Indonesia Provinsi Lampung dalam memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah. Menurutnya, ekonomi syariah memiliki potensi besar menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Lampung, khususnya dengan dukungan sektor pertanian, UMKM, industri halal, pondok pesantren, serta pengelolaan zakat dan wakaf produktif. “Saya yakin, dengan didukung kekuatan sektor pertanian, UMKM, industri halal, pondok pesantren, serta potensi zakat dan wakaf produktif yang terus berkembang, ekonomi syariah akan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Lampung,” ungkap Gubernur.
Ia juga menambahkan bahwa melalui LaSEF 2026, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Bank Indonesia dan seluruh stakeholder akan terus memperkuat sinergi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang maju, inklusif, dan berkelanjutan di Provinsi Lampung. Acara penutupan LaSEF 2026 berlangsung meriah dengan penampilan spesial dari artis ibu kota Fabio Asher.
Semoga rangkaian kegiatan dalam LaSEF 2026 ini menjadi sarana edukasi, inspirasi, dan transformasi menuju kehidupan ekonomi yang lebih adil, lebih berkah di bumi Lampung (Suryani, Rita Zaharah).
