Bandar Lampung, MUI Lampung Digital
Masjid Darul Hidayah menjelma menjadi pusat kebersamaan umat dalam memperingati peristiwa agung Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad saw. Sejak awal pelaksanaan kegiatan, suasana masjid terasa berbeda dari biasanya. Jamaah berdatangan dengan wajah penuh antusias dan ketulusan, mencerminkan kuatnya semangat spiritual masyarakat dalam menyambut momentum bersejarah yang sarat dengan nilai keimanan. Peringatan ini berlangsung khidmat namun tetap semarak, menandai hidupnya denyut dakwah serta peran masjid sebagai ruang pembinaan rohani dan sosial di tengah kehidupan masyarakat. Jum’at (16/01/2026)
Ketua Masjid Darul Hidayah, Dr. Agus Hermanto, MHI, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas partisipasi jamaah yang begitu besar. Ia menyambut peringatan Isra Mi’raj ini dengan penuh hikmah, sehingga seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Antusiasme jamaah, khususnya warga RT 017 dan RT 013 serta masyarakat sekitar, menjadi bukti bahwa masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan penguatan ukhuwah Islamiyah.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai unsur, termasuk kehadiran pejabat Kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut semakin menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis dalam membangun harmoni sosial dan memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah. Masjid Darul Hidayah pun tampil sebagai ruang kebersamaan lintas elemen demi kemaslahatan umat.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Agus Hermanto, MHI juga mengajak seluruh pengurus masjid serta para remaja masjid untuk berperan aktif menyukseskan kegiatan keagamaan. Ia menegaskan komitmennya bahwa “masjid harus ramah perempuan dan anak.” Oleh karena itu, peringatan Isra Mi’raj ini tidak hanya melibatkan jamaah laki-laki, tetapi juga diikuti secara aktif oleh jamaah Majelis Taklim dan anak-anak. Sejak sepekan sebelumnya, panitia telah menggelar berbagai lomba anak-anak sebagai bentuk apresiasi dan dukungan agar tumbuh menjadi generasi Islam yang berakhlak dan bersemangat mencintai masjid.
Mewakili Ketua dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI), H. Rusmedi, MZ, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj tahun ini memiliki makna istimewa karena sekaligus menjadi momentum peresmian Masjid Darul Hidayah yang baru dibangun. Ia berharap pembangunan masjid dapat rampung sepenuhnya sebelum bulan Ramadan tiba. Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para donatur dan para pendahulu yang telah mewakafkan tenaga, pikiran, dan harta, semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
H. Rusmedi menambahkan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan bagian dari syiar Islam yang menjadi tugas utama takmir masjid, yaitu memakmurkan dan memeriahkan masjid dengan kegiatan positif. Momentum ini juga menjadi sarana persiapan spiritual menyambut bulan suci Ramadan. Ia mengingatkan sebuah hadis yang menyebutkan bahwa bulan Rajab adalah bulan menanam, Sya’ban bulan merawat, dan Ramadan adalah bulan memanen. Karena itu, ia mengajak seluruh jamaah untuk memasang niat baik dan meningkatkan amal agar memperoleh keberkahan di tiga bulan mulia ini.
Puncak acara diisi dengan tausiah oleh Dr. KH. Ahmad Ikhwani, M.Ag, dosen UIN Raden Intan Lampung. Dalam nasihatnya, beliau menguraikan ayat-ayat Al-Qur’an yang menjelaskan kebesaran Allah Ta’ala serta makna spiritual perjalanan Isra Mi’raj Rasulullah saw. Menurutnya, peristiwa tersebut adalah perjalanan ruhani yang memperlihatkan tanda-tanda kekuasaan Ilahi secara langsung kepada Baginda Rasulullah, dengan pesan utama berupa perintah ibadah shalat.
Dr. Ikhwani menegaskan bahwa shalat merupakan tiang agama dan menjadi barometer seluruh ibadah seorang hamba. Shalat pula yang pertama kali akan dihisab oleh Allah Ta’ala kelak di hari kiamat. Jika shalat seseorang baik, maka baik pula seluruh amal ibadahnya, dan jika shalatnya rusak, maka rusak pula amal yang lain. Tausiah ini menjadi penutup yang menguatkan kesadaran jamaah akan pentingnya menjaga shalat sebagai inti dari ajaran Islam, sejalan dengan semangat Isra Mi’raj yang diperingati bersama. (Rls/Rita Zaharah)
