Bandar Lampung, MUI Lampung Digital
Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam membekali mahasiswa menghadapi masa depan. Selasa, (23/09/2025) di Aula Dekanat FS. Kampus hijau ini menggelar kegiatan Diskusi Pengembangan Diri dan Persiapan Karier bagi Mahasiswa dengan menghadirkan narasumber istimewa, Prof. Dr. H. Ahmad Rajafi, MHI, Rektor IAIN Manado yang juga Alumni Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung. Acara yang berlangsung penuh semangat ini dihadiri puluhan mahasiswa yang antusias menyimak setiap materi yang disampaikan.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Dr. Efa Rodiah Nur, M.H, Dekan Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya mahasiswa menyiapkan diri sejak dini, bukan hanya dalam aspek akademik, tetapi juga pengembangan soft skills, kepemimpinan, dan kemampuan adaptif menghadapi dunia kerja. “Mahasiswa kita harus berani bermimpi besar, mempersiapkan kompetensi, dan siap berkompetisi di tingkat nasional maupun global,” ujar Dr. Efa Rodiah Nur, M.H.
Dr. Efa Rodiah Nur, M.H, menegaskan bahwa fakultas sangat mendukung mahasiswa untuk tidak hanya unggul dalam bidang ilmu syariah, tetapi juga memiliki daya saing di dunia kerja. “Kami ingin mahasiswa Syariah mampu menjadi pemimpin masyarakat, konsultan hukum, maupun akademisi yang tangguh. Acara ini adalah salah satu bentuk nyata upaya mendukung visi tersebut,” ujarnya.
Prof. Dr. H. Ahmad Rajafi, MHI, memberikan paparan yang menginspirasi tentang bagaimana mahasiswa bisa memaksimalkan potensi diri untuk karier masa depan. Beliau menggarisbawahi bahwa dunia kerja kini semakin kompetitif, sehingga mahasiswa tidak boleh hanya bergantung pada ijazah semata. Kreativitas, kemampuan komunikasi, integritas, serta penguasaan teknologi menjadi kunci utama. “Jika kalian hanya fokus kuliah tanpa mengasah keterampilan lain, kalian akan tertinggal. Mulailah dari sekarang, bentuk jaringan, kembangkan ide, dan jadilah generasi yang siap bersaing di era digital,” tegasnya.
Suasana diskusi semakin hidup ketika mahasiswa diberi kesempatan untuk bertanya dan berdialog langsung dengan narasumber. Pertanyaan-pertanyaan seputar tantangan mencari kerja, membangun karier di bidang akademik, hingga tips menghadapi persaingan global, dijawab lugas oleh Prof. Rajafi. Momen ini menjadi ajang pembelajaran nyata bahwa kesiapan mental, keberanian mengambil peluang, serta komitmen untuk terus belajar adalah modal utama menuju kesuksesan.
Kehadiran Prof. Rajafi yang juga Alumni Fakultas Syariah tidak hanya memperkaya wawasan mahasiswa, tetapi juga mempererat jejaring kerja sama antar perguruan tinggi Islam negeri. UIN Raden Intan Lampung menegaskan bahwa pengembangan diri mahasiswa bukanlah agenda tambahan, melainkan bagian integral dari visi besar kampus menuju generasi emas Indonesia 2045.
Dengan semangat yang ditunjukkan mahasiswa, kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya lulusan UIN Raden Intan Lampung yang siap bersaing di kancah global. Tidak hanya menguasai ilmu, tetapi juga tangguh menghadapi tantangan zaman, berakhlak mulia, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan agama. (Rita Zaharah)
