Bhabinkamtibmas Aiptu Rahmat Kartolo Ingatkan Mahasiswa KKN 109 Keteguhan UIN RIL untuk Waspadai Jerat Narkoba

Bhabinkamtibmas Aiptu Rahmat Kartolo Ingatkan Mahasiswa KKN 109 Keteguhan UIN RIL untuk Waspadai Jerat Narkoba

Share :

Bandar Lampung, MUI Lampung Digital

Sebanyak 18 mahasiswa Kelompok 109 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terintegrasi UIN Raden Intan Lampung resmi diserahkan kepada pihak Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, pada Senin (14/7/2025). Prosesi penyerahan berlangsung di aula kelurahan dan dilakukan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Rudi Santoso, M.H.I., M.H., kepada Lurah Keteguhan, Sayuti, S.IP., dalam suasana penuh semangat kolaborasi dan pengabdian masyarakat.

Pada momen tersebut, hadir pula Bhabinkamtibmas Kelurahan Keteguhan, Aiptu Rahmat Kartolo, yang memberikan pesan tegas dan mendalam kepada para mahasiswa terkait bahaya narkoba. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kewaspadaan di tengah godaan lingkungan yang rawan, terutama bagi mahasiswa yang sedang menjalani masa pengabdian di luar kampus.

“Bagi yang merokok jangan sampai kumpul malam-malam lalu tergoda beli segaris, lalu beli lagi. Kalian pulang bukan bawa pengalaman KKN, tapi malah bawa ketergantungan narkoba. Ini bahaya yang nyata. Hari ini coba-coba, besok kecanduan,” ujar Aiptu Rahmat mengingatkan.

Ia juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap pola kebohongan yang kerap muncul akibat jeratan narkoba. “Nanti alasan minta uang kuliah, ternyata buat beli narkoba. Dari situ bisa menjalar ke judi online. Ini jalan gelap yang harus dihindari,” lanjutnya.

Sebagai mahasiswa dari kampus keagamaan, Iptu Rahmat menegaskan bahwa integritas dan akhlak harus menjadi benteng utama. “Kalian kuliah di UIN, kampus agama. Jaga marwah itu. Jangan sampai 40 hari KKN justru jadi awal malapetaka. Sekali terjerat narkoba, pemulihannya bisa sangat lama dan menyakitkan,” pesannya dengan nada serius.

Lurah Keteguhan, Sayuti, S.IP., dalam sambutannya menyambut baik kedatangan para mahasiswa dan menyampaikan apresiasinya atas program-program yang telah direncanakan. Ia berharap KKN ini dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Beberapa program yang akan dijalankan mahasiswa meliputi edukasi lingkungan, pembuatan biopori, penanaman pohon, kegiatan keagamaan, hingga pemberdayaan remaja.

“Kami sangat terbuka terhadap inisiatif adik-adik mahasiswa KKN. Silakan berinteraksi, serap aspirasi warga, dan hadirkan kegiatan yang betul-betul menyentuh kehidupan masyarakat,” ujar Sayuti, SIP Lurah Keteguhan.

Dosen Pembimbing Lapangan, Rudi Santoso, M.H.I., M.H., dalam sambutannya menjelaskan bahwa mahasiswa yang tergabung dalam kelompok 109 ini berasal dari berbagai program studi. Mereka akan menjalankan kegiatan KKN selama 40 hari ke depan hingga akhir Agustus 2025.

“KKN ini bukan sekadar kewajiban akademik. Ini adalah sarana belajar langsung dari masyarakat, aktualisasi ilmu di lapangan, dan ladang kontribusi nyata. Kami mohon dukungan dan bimbingan dari pihak kelurahan dan tokoh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya mahasiswa menjaga etika, menjunjung tinggi nama baik almamater, serta membangun hubungan yang baik dengan warga melalui semangat gotong royong.

Turut hadir dalam kegiatan penyerahan ini Sayuti, SIP Lurah Keteguhan beserta jajaran, Babinsa Keteguhan, Yul Haidir, serta sejumlah perangkat kelurahan . Acara ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama. Antusiasme warga terlihat dari sambutan hangat dan kesiapan mereka untuk bersinergi. Mahasiswa pun tampak bersemangat menjalani hari-hari awal pengabdian sebagai agen perubahan yang belajar dan membangun dari akar rumput masyarakat. (Rita Zaharah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *