Bandar Lampung, MUI Lampung Digital
Sebanyak 18 mahasiswa Kelompok 109 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terintegrasi UIN Raden Intan Lampung resmi diserahkan kepada pihak Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, Senin (14/7/2025). Seremoni penyerahan dilakukan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Rudi Santoso, M.H.I., M.H., kepada Lurah Keteguhan Sayuti, S.IP., dalam suasana hangat penuh kolaborasi antara unsur pemerintahan, TNI, Polri, dan sivitas akademika.
Babinsa Kelurahan Keteguhan, Yul Haidir, menyambut hangat kehadiran para mahasiswa. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pihaknya bersama Bhabinkamtibmas, Iptu Rahmat Kartolo, siap mendampingi kegiatan mahasiswa selama masa pengabdian. “Kami menerima mahasiswa KKN setiap tahun dan selalu membuka ruang kerja sama. Seperti pesan pak Lurah, mari kita bekerja bersama untuk kemajuan Kelurahan Keteguhan. Saya dan Pak Rahmat berjaga di sini untuk memastikan lingkungan tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yul Haidir juga menyampaikan pesan tegas namun penuh kepedulian kepada para mahasiswa untuk menjaga etika, kesopanan, dan nama baik kampus. “Saya berpesan agar posko laki-laki dan perempuan dipisah. Ini bukan sekadar aturan, tapi untuk menjaga martabat kalian dan kampus. Jangan sampai terjadi hal-hal yang mencoreng nama baik institusi,” katanya. Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjalin komunikasi aktif dengan Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas agar seluruh program berjalan lancar dan amanah, serta menghindari hal-hal yang bisa merugikan masyarakat. “Ingat, jangan sampai meninggalkan hal negatif apa pun kepada masyarakat setelah KKN selesai,” pesannya dengan tegas.
Sementara itu, Rudi Santoso selaku DPL menegaskan bahwa mahasiswa yang diturunkan berasal dari berbagai program studi di UIN Raden Intan Lampung dan akan menjalani masa KKN selama 40 hari ke depan, hingga akhir Agustus 2025. Ia menekankan bahwa KKN bukan sekadar kewajiban akademik, namun juga momen aktualisasi nilai-nilai keilmuan, keagamaan, sosial, dan pengabdian kepada masyarakat. “Ini adalah momen belajar bersama masyarakat. Mahasiswa kami tidak datang sebagai pengajar, tapi sebagai mitra dan sahabat warga. Kami berharap sinergi ini bisa melahirkan kegiatan bermanfaat,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Lurah Keteguhan, Sayuti, S.IP., yang mengapresiasi kehadiran para mahasiswa dan menyampaikan harapannya agar program-program KKN mampu menyentuh kebutuhan masyarakat. Beberapa rencana kerja yang disampaikan dalam pertemuan awal meliputi edukasi lingkungan, pembuatan biopori, penanaman pohon, kegiatan keagamaan, dan pemberdayaan remaja.
Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam acara ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara sektor pertahanan, keamanan, dan pendidikan dalam mendukung pembangunan masyarakat desa. Dengan komitmen bersama, kehadiran mahasiswa KKN UIN RIL di Kelurahan Keteguhan diharapkan mampu memberikan dampak positif, memperkuat semangat gotong royong, serta mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat.
Acara penyerahan ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama. Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai akhir kegiatan. Mahasiswa pun tampak antusias dan siap memulai pengabdian selama 40 hari ke depan. (Rita Zaharah)
