Masjid Darul Hidayah Gelar Pelatihan Kepengurusan Jenazah

Masjid Darul Hidayah Gelar Pelatihan Kepengurusan Jenazah

Share :

Bandar Lampung, MUI Lampung Digital

Dalam rangka memperkuat kapasitas keagamaan dan sosial di tengah masyarakat, Masjid Darul Hidayah yang berlokasi di Jl. Karet Gg. Masjid, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, mengadakan Pelatihan Kepengurusan Jenazah pada Ahad (1/5/2025). Kegiatan ini diselenggarakan usai salat Zuhur dengan pemaparan materi, dan dilanjutkan praktik langsung selepas salat Asar.

Kegiatan ini menyasar para pengurus masjid, khususnya bagian rukun kematian, sebagai garda terdepan dalam pelayanan sosial-keagamaan. Hadir sebagai narasumber utama, Dr. H. Relit Nur Edi, S.Ag., M.Sos.I., Wakil Dekan II Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya pemahaman praktis dan teoretis dalam mengurus jenazah sebagai bagian dari ibadah yang bernilai tinggi.

“Mengurus jenazah adalah fardu kifayah. Bila tidak ada yang melakukannya, maka seluruh umat Islam akan berdosa. Tapi bagi siapa yang menunaikannya dengan ikhlas, pahalanya luar biasa, bahkan sebesar dua gunung emas sebagaimana sabda Rasulullah SAW,” ujar Dr. Relit.

Pelatihan ini tidak hanya diikuti oleh pengurus Masjid Darul Hidayah, tetapi juga mengundang pengurus dari masjid-masjid sekitar agar terbangun sinergi dalam pelayanan kematian di lingkungan setempat. Dalam sesi praktik, peserta diajarkan tata cara memandikan, mengkafani, menshalatkan hingga menguburkan jenazah secara benar sesuai tuntunan syariat Islam.

Ketua Masjid Darul Hidayah, Dr. Agus Hermanto, M.H.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian masjid terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam kondisi mendesak saat menghadapi kematian.

“Ilmu kepengurusan jenazah ini sebenarnya umum, karena diajarkan dalam kitab-kitab fikih. Namun menjadi langka karena hanya dikuasai oleh segelintir orang saja. Padahal saat situasi darurat, masyarakat sangat membutuhkan bantuan,” jelas Dr. Agus.

Lebih jauh, Dr. Agus berharap pelatihan ini tidak hanya memberi ilmu, tetapi juga mempererat hubungan antarpengurus masjid dalam membangun ukhuwah Islamiyah. Ia juga mengingatkan bahwa mengurus jenazah bukan sekadar kewajiban, tapi merupakan ibadah mulia yang berpahala besar.

Pelatihan ini juga memperkuat pemahaman hadis-hadis Rasulullah SAW terkait tata cara pengurusan jenazah. Di antaranya sabda beliau yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim: “Barang siapa yang mengurus jenazah hingga menshalatkannya, maka baginya pahala sebesar satu gunung emas. Sementara yang menguburkannya, maka baginya dua gunung emas.”

Selain itu, Rasulullah juga bersabda: “Segerakanlah urusan jenazah, karena jika ia baik, maka engkau telah memajukan kebaikan untuknya; dan jika tidak, maka engkau menurunkan suatu kejelekan dari lehermu.” (HR. Muslim)

Melalui pelatihan ini, Masjid Darul Hidayah berharap muncul lebih banyak relawan yang siap dan terampil dalam mengurus jenazah dengan adab, kehormatan, dan kasih sayang sebagaimana diajarkan Islam. Dengan demikian, masjid benar-benar menjadi pusat pembinaan rohani dan sosial masyarakat yang hidup. (Rls/Rita Zaharah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *