Metro – MUI Lampung Digital
Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Anak Transmigran Republik Indonesia (DPC PATRI) Kota Metro menyelenggarakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) pada Minggu, 16 Agustus 2026, bertempat di Aula Kampus Universitas Wira Buana, Kota Metro. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Walikota Metro, H. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd. Rakercab mengusung tema “Semangat Kemerdekaan, Semangat PATRI: Eratkan Silaturahmi, Mantapkan Sinergi, Bergerak Bersama Membangun Negeri.”
Rakercab dihadiri sejumlah tokoh penting, mulai dari jajaran Pemerintah Kota Metro, pimpinan DPD PATRI Provinsi Lampung, tokoh dan sesepuh DPC PATRI Kota Metro, hingga jajaran pengurus DPC PATRI Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. Hadir di antaranya Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Metro Helmy Zain, A.TD., M.T., Ketua Harian DPD PATRI Provinsi Lampung Prof. Dr. KH. Andi Warisno, M.M.Pd., Sekretaris Umum DPD PATRI Provinsi Lampung Dr. Abdul Qodir Zaelani, M.A., serta Ketua DPC PATRI Kota Metro Warsono, S.H.I., M.H.
Turut hadir tokoh dan sesepuh DPC PATRI Kota Metro, yakni H. Lukman Hakim, S.H., M.M., H. Soni Sumarsono, H. Wasis Riyadi, S.Sos., M.H., dan Drs. H. Qomaru Zaman, MA.

Ketua Harian DPD PATRI Provinsi Lampung Prof. Dr. KH. Andi Warisno, M.M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada DPC PATRI Kota Metro yang telah menyelenggarakan Rakercab sebagai forum konsolidasi organisasi sekaligus momentum memperkuat silaturahmi antaranggota PATRI.
Menurutnya, PATRI bukan sekadar organisasi yang menghimpun anak-anak transmigran, tetapi merupakan wadah untuk merawat nilai-nilai perjuangan, gotong royong, persaudaraan, dan semangat membangun bangsa yang diwariskan oleh para generasi terdahulu. “PATRI harus mampu menjadi organisasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semangat transmigrasi pada masa lalu adalah semangat membangun, membuka ruang kehidupan baru, bekerja keras, bergotong royong, dan hidup berdampingan dengan seluruh elemen masyarakat. Nilai-nilai tersebut harus terus kita aktualisasikan dalam kehidupan kebangsaan hari ini,” ujar profesor yang juga Rektor Universitas Wira Buana Kota Metro, dan Rektor Universitas Islam An Nur Lampung tersebut.
Ia menegaskan, memasuki era yang semakin kompleks, PATRI dituntut untuk tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga mampu membangun networking, collaboration, dan partnership dengan pemerintah, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen strategis lainnya. “Rakercab jangan hanya menjadi forum menyusun program kerja, tetapi harus menjadi momentum untuk melahirkan gagasan dan program yang konkret, terukur, dan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah,” katanya.
Prof. Andi Warisno juga mengajak seluruh jajaran PATRI untuk menjaga soliditas organisasi serta mengedepankan semangat persatuan. Menurutnya, PATRI tidak boleh dimaknai hanya sebagai sebuah singkatan dari Persatuan Anak Transmigran Republik Indonesia, tetapi harus dihidupkan sebagai sebuah nilai dan gerakan sosial yang mampu menambal yang renggang, menyatukan yang berbeda, mempererat yang terpisah, serta merajut kebersamaan. “Jangan ada sekat antara anak transmigran dengan masyarakat lainnya. Kita semua adalah satu kesatuan sebagai warga bangsa Indonesia. Karena itu, mari kita jadikan PATRI sebagai rumah besar untuk mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan dan bersama-sama berkontribusi bagi kemajuan Lampung dan Indonesia,” tuturnya.
Makna tersebut menjadi semakin relevan dalam konteks kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk. Sejarah transmigrasi bukan hanya tentang perpindahan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lain, tetapi juga tentang proses menambal berbagai keterbatasan, membangun kehidupan baru, menyatukan perbedaan, dan menghadirkan ruang kebersamaan.
Karena itu, PATRI diharapkan tidak berhenti pada identitas historis sebagai anak transmigran, tetapi berkembang menjadi organisasi yang mampu menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai kelompok masyarakat dalam semangat persaudaraan, gotong royong, dan kebangsaan.
Dengan demikian, “menambal dan menyatukan” menjadi filosofi penting bagi PATRI: menambal hubungan yang renggang, menyatukan potensi yang tersebar, memperkuat silaturahmi yang mulai berjarak, serta mengikat seluruh elemen masyarakat dalam satu semangat kebangsaan.
Prof. Andi Warisno berharap hasil Rakercab DPC PATRI Kota Metro dapat menjadi pijakan bagi organisasi dalam menjalankan program kerja yang adaptif, produktif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Metro juga mengajak seluruh anggota PATRI untuk menjadikan keberagaman sebagai kekuatan. “Kota Metro adalah rumah kita bersama. Perbedaan latar belakang, termasuk sejarah transmigrasi, jangan menjadi pembatas, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan dan kebersamaan,” ungkapnya.
Ia berharap Rakercab mampu menghasilkan program kerja yang realistis, inovatif, dan selaras dengan arah pembangunan Kota Metro. “Semoga Rakercab ini menghasilkan keputusan-keputusan terbaik dan program kerja yang benar-benar dapat dilaksanakan. Pemerintah Kota Metro siap membuka ruang komunikasi dan sinergi dengan PATRI,” tegasnya.
Ketua DPC PATRI Kota Metro, Warsono, S.H.I., M.H., menyampaikan bahwa Rakercab merupakan forum penting untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, serta menyusun program kerja organisasi ke depan. Menurutnya, tema yang diangkat menjadi spirit bagi seluruh jajaran PATRI Kota Metro untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kontribusi organisasi. “Kami ingin PATRI Kota Metro semakin solid, semakin hadir di tengah masyarakat, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan Kota Metro,” ujarnya.
Ia berharap seluruh program kerja yang dihasilkan dalam Rakercab dapat dilaksanakan secara konsisten dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong.

Kegiatan Rakercab DPC PATRI Kota Metro berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Selain menjadi forum penyusunan program kerja organisasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat jejaring dan konsolidasi PATRI di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Setelah menyampaikan sambutan, Walikota Metro H. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd. secara resmi membuka Rapat Kerja Cabang DPC PATRI Kota Metro Tahun 2026.
Melalui Rakercab tersebut, PATRI diharapkan semakin mampu memperkokoh persatuan, memperluas sinergi, menambal sekat-sekat sosial, menyatukan berbagai potensi, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Semangat itu sejalan dengan makna kemerdekaan: bersatu, bergotong royong, saling menguatkan, dan bergerak bersama membangun negeri. (Suryani, Rita Zaharah)
