Temu Pisah Hangat dan Haru, Purna Bakti Dra. Hj. Lusfina, M.Sos Penuh Kekeluargaan di Fakultas Syariah

Temu Pisah Hangat dan Haru, Purna Bakti Dra. Hj. Lusfina, M.Sos Penuh Kekeluargaan di Fakultas Syariah

Share :

Bandar Lampung, MUI Lampung Digital

Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti acara temu pisah purna bakti Dra. Lusfina, M.Sos yang digelar di Aula Dekanat Fakultas Syariah, Selasa (07/04/2026). Kegiatan ini bukan hanya seremoni pelepasan, melainkan momentum refleksi atas perjalanan panjang pengabdian, dedikasi, serta jalinan kebersamaan yang telah terbangun selama bertahun-tahun. Seluruh sivitas akademika hadir dengan penuh rasa hormat, menghadirkan nuansa kekeluargaan yang begitu kuat dan terasa mendalam.

Dra. Hj. Lusfina, M.Sos menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh rekan kerja, pimpinan, serta keluarga besar Fakultas Syariah. Ia mengungkapkan bahwa kebersamaan yang terjalin selama ini bukan hanya hubungan profesional, melainkan telah menjadi ikatan kekeluargaan yang erat. “Terima kasih atas segala kerjasama, dukungan, dan kebersamaan yang telah kita lalui. Saya merasa sangat beruntung menjadi bagian dari keluarga besar ini,” ungkapnya dengan penuh haru.

Beliau juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan selama menjalankan tugas. Dengan rendah hati, ia menyadari bahwa dalam perjalanan panjang pengabdian tentu tidak luput dari kesalahan. “Mohon dimaafkan apabila selama berinteraksi terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Semua itu adalah bagian dari proses belajar dan pengabdian,” tuturnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah, Dr. Efa Rodiah Nur, M.H dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi Dra. Hj. Lusfina, M.Sos. Ia menegaskan bahwa kontribusi yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam perjalanan dan perkembangan Fakultas Syariah hingga saat ini. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian Ibu Lusfina. Semoga segala amal dan dedikasi menjadi ladang pahala yang terus mengalir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Efa Rodiah Nur, MH juga menekankan bahwa kekuatan utama Fakultas Syariah terletak pada nilai kekeluargaan yang terus dijaga. Menurutnya, hubungan yang harmonis antar sivitas akademika menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan penuh keberkahan. “Di sinilah kita belajar bahwa institusi ini bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga rumah yang menghadirkan rasa memiliki dan saling mendukung,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Efa Rodiah Nur, MH juga mengajak seluruh dosen dan tendik untuk senantiasa mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa nikmat sehat dan nikmat iman merupakan anugerah terbesar yang harus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. “Sebagaimana firman Allah, fabia ayyi ala’i rabbikuma tukadzdziban, maka nikmat Tuhan yang manakah yang kita dustakan? Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus bersyukur,” ungkapnya.

Dr. Efa Rodiah Nur, MH juga menjelaskan bahwa rasa syukur tidak hanya diwujudkan dalam ucapan alhamdulillah, tetapi juga melalui sikap, tindakan, dan kontribusi nyata. “Ada banyak cara untuk mensyukuri nikmat Allah, tidak hanya dengan kata, tetapi juga dengan kerja yang ikhlas, dedikasi, dan menjaga amanah dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Acara ini juga menjadi refleksi tentang perjalanan kehidupan manusia yang sarat dengan fase. Ada masa untuk berproses, berkarya, dan mengabdi, serta ada waktunya untuk memasuki masa purna bakti. Namun demikian, purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari fase baru dalam kehidupan yang tetap dapat diisi dengan kebaikan dan kontribusi bagi masyarakat.

Dengan penuh kehangatan, seluruh keluarga besar Fakultas Syari’ah memberikan doa dan harapan terbaik bagi Dra. Hj. Lusfina, M.Sos. Semoga masa purna bakti menjadi masa yang penuh keberkahan, kesehatan, dan kebahagiaan bersama keluarga tercinta. Acara ditutup dengan suasana haru, saling bersalaman, dan foto bersama sebagai simbol kenangan indah yang akan terus terpatri dalam ingatan.

Temu pisah ini tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga peneguhan nilai-nilai kebersamaan, dan rasa syukur yang menjadi ruh dalam perjalanan Fakultas Syariah ke depan. (Rita Zaharah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *