Fakultas Syari’ah UIN Raden Intan Lampung Gelar Gotong Royong Menuju Indonesia Bersih 2029

Fakultas Syari’ah UIN Raden Intan Lampung Gelar Gotong Royong Menuju Indonesia Bersih 2029

Share :

Bandar Lampung, MUI Lampung Digital

Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menggelar kegiatan kerja bakti dan gotong royong serentak pada Jumat (26/9/2025) pukul 07.00–09.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Lampung tentang dukungan terhadap World Cleanup Day (WCD) Indonesia 2025 dengan tema besar “Menuju Indonesia Bersih 2029”.

Sejak pagi, suasana Fakultas Syari’ah terlihat hidup dengan semangat kebersamaan. Para dosen dan tenaga kependidikan turun langsung membersihkan lingkungan fakultas. Mereka membawa peralatan sederhana seperti sapu, cangkul, karung sampah, hingga alat semprot untuk memastikan seluruh area tetap bersih dan nyaman. Nuansa kekeluargaan begitu terasa karena kegiatan ini tidak hanya difokuskan pada membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga fakultas.

Kegiatan ini juga istimewa karena dihadiri langsung oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D. Kehadiran beliau menambah semangat para peserta gotong royong. Rektor memberikan apresiasi tinggi kepada Fakultas Syariah atas kekompakan dosen dan tenaga kependidikan. “Saya sangat bangga melihat kekompakan sivitas akademika di Fakultas Syari’ah. Lingkungan yang bersih bukan hanya mencerminkan wajah kampus yang sehat, tetapi juga semangat kebersamaan yang luar biasa. Semoga budaya ini terus terjaga dan menjadi teladan bagi fakultas lain,” ungkap Prof. Wan Jamaluddin.

Dalam kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Syari’ah, Dr. Efa Rodiah Nur, M.H., menegaskan bahwa kerja bakti ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari wujud nyata kepedulian sivitas akademika terhadap lingkungan. “Kita ingin menunjukkan bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan juga tanggung jawab bersama. Fakultas Syari’ah siap mendukung gerakan Menuju Indonesia Bersih 2029 dengan aksi nyata, bukan hanya slogan,” ujarnya dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, Dr. Efa Rodiah Nur, MH menekankan pentingnya menanamkan kesadaran kebersihan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, menjaga kebersihan bukan hanya urusan lingkungan fisik, melainkan juga mencerminkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. “Kampus kita adalah rumah kita bersama. Jika lingkungan bersih, maka semangat bekerja juga meningkat. Kebersihan melahirkan kenyamanan, dan kenyamanan melahirkan prestasi,” tambahnya.

Gotong royong ini juga menjadi ajang memperkuat kerja sama antara dosen dan tenaga kependidikan. Kehangatan kebersamaan membuat suasana kerja bakti terasa ringan dan menyenangkan. Setiap sudut fakultas ditata lebih rapi, sehingga menghadirkan lingkungan yang asri dan nyaman bagi seluruh civitas.

Selain membersihkan ruang kerja dan halaman, warga Fakultas Syari’ah juga menata taman, merapikan ruang terbuka, serta mengelola sampah agar bisa dipilah sesuai jenisnya. Upaya ini sejalan dengan semangat World Cleanup Day yang tidak hanya mengedepankan kebersihan, tetapi juga kesadaran untuk mengelola sampah secara berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan penuh optimisme, di mana seluruh dosen dan tendik berkomitmen menjadikan gerakan kebersihan ini sebagai budaya yang terus dijaga. Fakultas Syari’ah berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi seluruh unit di lingkungan kampus untuk melakukan hal serupa. Dengan langkah kecil yang konsisten, cita-cita Menuju Indonesia Bersih 2029 diyakini dapat terwujud, dimulai dari ruang-ruang akademik yang bersih, nyaman, dan produktif. (Rita Zaharah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *