Pesan Rudi Santoso, M.H.I., M.H., dalam Penarikan Mahasiswa KKN UIN Raden Intan Lampung di Kelurahan Keteguhan

Pesan Rudi Santoso, M.H.I., M.H., dalam Penarikan Mahasiswa KKN UIN Raden Intan Lampung di Kelurahan Keteguhan

Share :

Bandar Lampung, MUI Lampung Digital

Sebanyak 18 mahasiswa Kelompok 109 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terintegrasi UIN Raden Intan Lampung resmi ditarik dari Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, Sabtu (24/8/2025). Penarikan dilakukan langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Rudi Santoso, M.H.I., M.H., kepada Lurah Keteguhan, Sayuti, S.IP.

Acara penarikan turut dihadiri Babinsa Kelurahan Keteguhan Serda Yul Haidir, Bhabinkamtibmas Aiptu Rahmat Kartolo, serta perangkat kelurahan. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan penuh terhadap pelaksanaan program KKN yang berorientasi pada pengabdian masyarakat, pemberdayaan, dan kepedulian lingkungan.

Dalam sambutannya, Rudi Santoso menyampaikan bahwa selama lebih dari 40 hari mahasiswa telah berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui berbagai program. “Banyak pengalaman, ilmu, dan pelajaran berharga yang mereka dapatkan, baik melalui kegiatan pengabdian, pemberdayaan, maupun interaksi sosial dengan warga,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan. “Atas nama kampus UIN Raden Intan Lampung, saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Lurah beserta perangkat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan seluruh warga yang telah menerima serta membimbing mahasiswa kami dengan baik. Kami mohon maaf apabila selama kegiatan terdapat kekurangan atau hal-hal yang kurang berkenan,” tambahnya.

Lebih jauh, Rudi Santoso menekankan agar hasil kegiatan KKN dapat bermanfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa. “Harapan kami, apa yang telah dikerjakan mahasiswa, meskipun sederhana, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kelurahan Keteguhan, serta menjadi inspirasi dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan di tengah kehidupan nyata,” jelasnya.

Pesan terakhir ia tujukan khusus kepada mahasiswa agar menjadikan KKN sebagai bekal untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian sosial. “Kepada mahasiswa, saya berpesan agar menjadikan pengalaman KKN ini sebagai bekal berharga untuk terus menumbuhkan kepedulian, semangat pengabdian, dan rasa tanggung jawab sosial di mana pun berada,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan ramah tamah antara mahasiswa, warga, dan aparat setempat, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan KKN di Kelurahan Keteguhan. (Rita Zaharah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *