Vandan Wiliyanti, S. Pd., M. Si., Ajak Siswa SMK Negeri 2 Bijak Pakai Listrik di Sekolah

Vandan Wiliyanti, S. Pd., M. Si., Ajak Siswa SMK Negeri 2 Bijak Pakai Listrik di Sekolah

Share :

 

Bandar Lampung, MUI Lampung Digital

Aula SMK Negeri 2 Bandar Lampung pada Senin pagi (11/08/2025) dipenuhi semangat para siswa yang antusias mengikuti seminar bertajuk “Edukasi Energi: Bijak Pakai Listrik di Sekolah”. Acara yang diinisiasi oleh Mahasiswa KKN 171 – PPL 28 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung ini bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya efisiensi energi di lingkungan pendidikan.

Vandan Wiliyanti, S. Pd., M. Si., Dosen Fisika Murni dan Terapan UIN Raden Intan Lampung yang juga Pengurus DPW Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) Lampung, memaparkan materi yang disarikan dari pengalamannya serta data faktual penggunaan listrik di sekolah. Ia menegaskan bahwa listrik adalah kebutuhan vital di dunia pendidikan, namun penggunaannya yang boros dapat berdampak langsung pada biaya operasional sekolah dan lingkungan.

Dalam sesi materinya, Vandan menjelaskan perilaku boros yang sering terjadi di sekolah, seperti lampu yang tetap menyala saat cahaya alami sudah cukup, proyektor yang dibiarkan hidup, hingga penggunaan AC yang terlalu dingin atau lupa dimatikan. Ia memberikan solusi praktis, mulai dari memaksimalkan cahaya alami dengan membuka tirai, menggunakan cat dinding berwarna cerah, hingga mengganti lampu pijar dengan lampu LED yang hemat energi hingga 75 persen.

Pengaturan suhu AC juga menjadi sorotan. Vandan merekomendasikan suhu ideal antara 24–26°C untuk kenyamanan sekaligus efisiensi energi. “Matikan AC saat tidak digunakan. Kebiasaan kecil ini jika dilakukan bersama-sama akan memberi dampak besar,” jelasnya.

Tak hanya menyasar siswa, Vandan mengajak guru untuk menjadi teladan perilaku hemat listrik dan mendorong siswa aktif mengingatkan temannya. Seminar ini juga dilengkapi pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, serta evaluasi menggunakan format skala Likert.

Di akhir paparannya, Vandan menegaskan bahwa bijak pakai listrik bukan sekadar hemat biaya, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan. “Mari kita mulai dari sekolah, untuk masa depan yang lebih baik,” tutupnya yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta. (Rita Zaharah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *