Wisudawan-Wisudawati Ponpes Al-Hadi di Lepas dengan Haru dan Pesan Moral Kebangsaan

Wisudawan-Wisudawati Ponpes Al-Hadi di Lepas dengan Haru dan Pesan Moral Kebangsaan

Share :

Pesawaran, MUI Lampung Digital

Suasana haru dan penuh hikmat menyelimuti halaman Pondok Pesantren Al-Hadi Sungai Langka, Kabupaten Pesawaran, saat digelar Acara Kelulusan dan Pelepasan Santriwan-Santriwati, Sabtu (21/06/2025). Sebanyak 67 wisudawan-wisudawati resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan mereka di pesantren yang dikenal konsisten membina ilmu dan akhlak tersebut.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum Yayasan Ponpes Al-Hadi KH. Hadiyono didampingi Ketua Harian KH. Abidurohman, Kepala Pondok Pesantren Ustadzah Aisyah, serta tokoh eksternal seperti Ketua MUI Provinsi Lampung KH. Suryani M. Nur, Ust. Saiful Anwar mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Camat Gedong Tataan yang diwakili Sekcam Rahmadi, Aipda Rusfan mewakili Kapolsek Gedung Tataan, Sertu Donny Ramadhan mewakili Danramil Gedung Tataan, dan Kepala Desa Sungai Langka Erwan Sukijo.

Dalam sambutannya, KH. Hadiyono menyampaikan bahwa pihak yayasan telah menyiapkan gedung baru untuk SMA Al-Hadi, sebagai bagian dari komitmen melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “Tahun ajara 2025-2026 ini, SMA Al-Hadi siap menerima siswa-siswi baru yang ingin melanjutkan pendidikan di lembaga kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Pondok Hj. Aisyah mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada para wali santri. “Kepercayaan Bapak/Ibu adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami. Insya Allah, dengan izin Allah dan kerja sama yang baik, kita akan membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap berkhidmat untuk agama, bangsa, dan umat,” ujar beliau penuh semangat.

Mewakili Kepala Kemenag Kabupaten Pesawaran, Ust. Saiful Anwar memberikan apresiasi kepada Ponpes Al-Hadi atas perannya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan. “Ponpes Al-Hadi telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun generasi yang berakhlak dan berilmu,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua MUI Provinsi Lampung KH. Suryani M. Nur menyampaikan empat pesan penting sebagai bentuk tanggung jawab moral dan cinta terhadap pesantren:
1. Untuk Para Santri: “Ilmu yang kalian dapatkan bukan hanya untuk disimpan, tapi diamalkan. Jadilah duta pesantren di mana pun berada. Jaga akhlak dan jaga sholat, terus belajar, dan jangan berhenti menebar kebaikan. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama,” pesan beliau sambil mengutip hadits Nabi SAW.
2. Untuk Orang Tua Santri: “Panen hari ini adalah buah dari kesabaran dan pengorbanan anda dalam mendidik dan menyekolahkan anak di Pondok Pesantren Al-Hadi ini. Tapi ingat, pengawasan dan doa dari orang tua tetap sangat dibutuhkan agar istikomah di jalan agama, karena tantangan di luar pondok lebih besar.”
3. Untuk Para Guru: “Terima kasih atas dedikasi dan kesabaran dalam mendidik para santri. Amal jariyah dan Ilmu yang ditanamkan, insya Allah akan terus mengalir. “Tingkatkan terus kualitas ilmu dan kompetensi, memperkuat metode dakwah, serta semangat menanamkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.”
4. Untuk Pengelola Pesantren: “Pesantren adalah benteng moral dan ideologis umat. Terus jaga keikhlasan, transparansi, profesionalisme dalam pengelolaan Ponpes, dan bangun sinergi dengan masyarakat, Ormas Islam, serta pemerintah terus ditingkatkan demi kemajuan Ponpes dan umat Islam secara keseluruhan.”

Acara yang dihadiri ratusan orang tua dan tamu undangan ini berlangsung dengan khidmat, diakhiri doa dan harapan semoga Allah Swt memberkahi langkah kita semua, dan menjadikan para santriwan-santriwati Ponpes Al-Hadi sebagai generasi Robbani/Qur’ani, yang akan menjadi penerus ulama, pemimpin umat, dan pejuang Islam yang berakhlak mulia.(Rita Zaharah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *