Bandar Lampung, MUI Lampung Digital
Lapangan Korpri di kompleks Kantor Gubernur Lampung pagi ini (Minggu 13/07/2025) dipenuhi antusiasme peserta dari berbagai latar belakang yang mengikuti Buddhayana Run 2025, sebuah ajang olahraga kebersamaan lintas umat beragama yang bertujuan mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam keberagaman (unity in diversity).
Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, ST., MM., dan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T., MM., serta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung KH. Suryani M. Nur, sebagai bentuk dukungan terhadap ikhtiar membangun harmoni dan persatuan dalam bingkai toleransi dan kerukunan umat beragama di Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan Buddhayana Run 2025 di Lampung. “Saya menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk nyata dari kolaborasi lintas iman dan budaya. Melalui olahraga, kita bisa menjembatani perbedaan, memperkuat nilai toleransi, dan menumbuhkan semangat persatuan. Lampung adalah rumah bersama bagi semua, dan saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut demi mempererat tali persaudaraan sesama anak bangsa,” ujar Gubernur dalam sambutannya.
Kegiatan Buddhayana Run 2025 diselenggarakan oleh Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) secara serentak di lima kota di Indonesia, dan Lampung menjadi salah satu tuan rumah yang dipercaya untuk menyelenggarakannya. Terdapat dua kategori lari yang dipertandingkan, yakni kategori Master (usia 50 tahun ke atas) dan kategori Umum (putra dan putri).
Hadir pula dalam kesempatan tersebut dua tokoh agama Buddha terkemuka, yakni Bhante Pannajoto (Asep Ramadhan, S.Pd.B., M.Pd.) dan Yang Mulia Biksu Nyanabandhu Shakya Sthavira (Dr. Burmansah, M.Pd.), yang juga menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) “Jinarakkhita” Lampung.
Sementara itu, Ketua Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Provinsi Lampung Indra Halim bersama Ridwan MH selaku Ketua Panitia Pelaksana, turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung dan ikut serta menyukseskan acara ini.
Dalam suasana yang penuh keakraban dan kegembiraan, para peserta tidak hanya berolahraga tetapi juga saling menyapa, berdialog, dan menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan Indonesia.
Buddhayana Run 2025 di Lampung menjadi simbol penting bahwa kerukunan umat beragama bukan hanya dapat dirawat di rumah ibadah, tapi juga dalam ruang publik melalui kegiatan-kegiatan inklusif yang membangun solidaritas dan saling pengertian. (Suryani/Rita Zaharah)
