Haflah dan Takhorruj Pondok Pesantren Modern Annida Tahun 2025 Sukses Digelar, Dihadiri Ketua MUI Provinsi Lampung

Haflah dan Takhorruj Pondok Pesantren Modern Annida Tahun 2025 Sukses Digelar, Dihadiri Ketua MUI Provinsi Lampung

Share :

Bandar Lampung, MUI Lampung Digital

Pondok Pesantren Modern Annida sukses menggelar acara Haflah dan Tasmi’ Akbar pada Sabtu (10/05/2025) di halaman Pondok di Karang Anyar, Jati Agung, Lampung Selatan.

Acara ini berlangsung khidmat dan meriah, dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung, KH. Suryani M Nur, Rektor Institut Agama Islam Darul Fattah Lampung Dr. Nurkholis, L’c., M.A.,
Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Pengasuh Pondok Pesantren Modern Annida Dr. Evi Ghozali, M.Pd.

Dalam sambutannya, Evi Ghozali mengajak para santri yang diwisuda untuk merenungkan kembali perjalanan hidup mereka selama tiga tahun terakhir di pesantren. Ia menekankan pentingnya menjadikan setiap pengalaman, termasuk kenakalan kecil yang pernah terjadi sebagai bekal berharga sebelum mereka benar-benar terjun ke tengah masyarakat. “Kenangan selama di pesantren, termasuk segala dinamika dan tantangan, semoga menjadi cermin untuk melangkah lebih bijak ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut Evi Ghozali menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara serta menegaskan komitmen pesantren dalam mencetak santri yang tidak hanya cakap dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki akhlak dan wawasan keislaman yang luas.

Sekretaris Yayasan Alfian Husin Dr. Ir. KH. Firmansyah, M.Sc., M.B.A. menyampaikan apresiasi atas semangat santri dalam menuntut ilmu dan menghafal Al-Qur’an. Dalam sambutannya yang diwakili oleh Wakil Rektor IBI Darmajaya (Bidang Non Akademik) Muprihan Thaib, S.Sos., MM. menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan masyarakat dalam membangun generasi Qur’ani.

Acara ini menjadi semakin istimewa dengan kehadiran KH. Suryani M Nur, Ketua MUI Provinsi Lampung, yang turut diminta untuk menyampaikan sambutan.

Suryani mengatakan bahwa Momentum Haflah dan Takhorruj bukan hanya sebagai ajang seremoni kelulusan, tetapi juga sebagai momen refleksi atas proses panjang pendidikan yang dilalui para santri, sebuah proses yang tidak hanya mencetak kecerdasan intelektual, tetapi juga akhlak mulia dan kedalaman spiritual. Kami percaya bahwa Pondok Pesantren Modern Annida telah menjalankan peran penting dalam membangun generasi muslim yang berilmu, berakhlak, dan siap menjadi pemimpin umat di masa depan. Para santri yang hari ini diwisuda, insya Allah akan menjadi kader-kader ulama, da’i, pendidik, dan pemimpin yang membawa rahmat bagi masyarakat.

Lebih lanjut Suryani mengatakan “MUI Provinsi Lampung terus berkomitmen untuk bersinergi dengan lembaga-lembaga pendidikan Islam, khususnya pondok pesantren, dalam menjaga kemurnian akidah, memperkuat ukhuwah islamiyah, dan membentengi umat dari pengaruh negatif zaman”, ujarnya.

Pesan kepada para santri yang hari ini diwisuda, “Jadikan ilmu yang telah didapat sebagai cahaya dalam kehidupan. Jangan pernah berhenti belajar, tetap rendah hati, dan jadilah pribadi yang membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan negara”, pungkas Suryani. (Mutiara Eka Putri/Rita Zaharah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *