
Bandar Lampung: Ketua Lazisnu Provinsi Lampung, Hasanudin Erezha berharap kepada sesepuh, penasehat yang bergabung di dalam dewan syari’ah maupun dewan penasehat Lazisnu agar memberikan arahan dan bimbingan agar tujuan Lazisnu, salah satunya adalah mensejahterakan umat bisa terlaksana dengan baik pada Rabu (11/12/19) di Sekretarian Lazisnu Lampung.
“Jika kita menilik sejarah ketika tahun 1918 KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbullah, KH. Bisri Syamsuri mereka telah mendirikan lembaga filantropi dengan nama Nahdlatul Tuja, dengan berdirinya Nahdlatul Tujar setidaknya ada 40 pengusaha dan bankir yang pada saat itu bergabung di dalamnya dan lewat Nahdlatul Tujar ini yang menjadi cikal bakal sehingga pada tahun 1926 berdiri organisasi besar bukan hanya di Indonesia tapi bahkan juga di dunia yaitu Nahdlatul Ulama,” ungkap Hasanuddin.
Ia juga mengatakan, sebagai generasi muda mari kembalikan kejayaan Nahdlatul Ulama dengan cara menjalani kewajiban sebagai pengurus Lazisnu agar program-program Lazisnu nantinya bisa disinergikan dengan program lain yang ada di lingkungan Nahdlatul Ulama. “Apabila bergandengan tangan apa yang dicita-citakan bersama yaitu mensejahterakan umat khususnya warga Nahdliyyin akan terwujud dengan baik di masa yang akan datang”. (Septia Mutiara)
