{"id":9756,"date":"2018-08-13T09:09:34","date_gmt":"2018-08-13T09:09:34","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=9756"},"modified":"2018-08-13T09:09:34","modified_gmt":"2018-08-13T09:09:34","slug":"ltn-nu-lampung-gelar-lomba-menulis-cerpen-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=9756","title":{"rendered":"LTN-NU Lampung Gelar Lomba Menulis Cerpen Nasional"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-9757\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/20180813_160345.jpg\" alt=\"\" width=\"370\" height=\"192\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> Dalam rangka memperingati Hari Lahir laman web nulampung.or.idyang ke-empat, Redaksi NU Lampung dibawah naungan Pimpinan WilayahLembaga Ta\u2019lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (PW LTN-NU) Provinsi Lampung menggelarlomba penulisan Cerpen berlatar pesantren, madrasah, dan suasana mengaji dikampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lombayang terbuka untuk umum ini berhadiah jutaan rupiah. Selain memilih 6 pemenang, sebanyak 20 Cerpen terbaik akan diterbitkan menjadi buku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikian disampaikan Sunarto selaku Sekretaris PW LTN NU Provinsi Lampung yang juga panitiapenyelenggara Lomba Menulis Cerpen, di Bandar Lampung, Jum\u2019at (10\/8\/2018) malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun persyaratan Lomba Menulis Cerpen PW LTN NU Provinsi Lampung adalah sebagaiberikut;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertama, lomba ini terbuka untuk umum. Mahasiswa, pelajar,santri, dan lainnya bisa ikut mengirimkan karyanya. Hanya saja, satu pesertahanya diperkenankan mengirim satu karya terbaiknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua, peserta melampirkan fotokopi KTP, kartu mahasiswa, kartu pelajar, atau surat keterangan dari pesantren.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketiga, Cerpen harus asli karya sendiri, bukan saduran, belum pernah dipublikasikan di media massa, dan tidak sedang diikutkan dalamlomba sejenis (dibuktikan dengan surat pernyataan).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keempat, panjang Cerpen minimal 10.000 karakter dan maksimal12.000 karakter, ukuran kertas A4, huruf times new roman, spasi 1,5, dan margin4, 3, 3, 3.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kelima, peserta wajib melampirkan riwayat hidup dan foto diri dengan pose bebas. Nama penulis dan biografi ditulis terpisah dari naskahCerpen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Naskahdikirim ke email : lomba cerpen nulampung@gmail.com.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Naskah diterima oleh panitia selambat-lambatnya tanggal 21 September 2018. Dan semua naskah yang masuk menjadi milik panitia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Merekayang berhasil menjadi pemenang akan mendapatkan uang tunai Rp 2.000.000 untuk juara I, Rp1.500.000 untuk juara II dan Rp1.000.000 untuk juara III.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTiga orang juara harapan mendapatkan paket buku terbitan PW LTN NU Lampung,\u201d pungkas alumni Pesantren Al Hikmah Benda Sirampog Brebes Jawa Tengah ini. (Akhmad Syarief Kurniawan).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Dalam rangka memperingati Hari Lahir laman web nulampung.or.idyang ke-empat, Redaksi NU Lampung dibawah naungan Pimpinan WilayahLembaga Ta\u2019lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (PW LTN-NU) Provinsi Lampung menggelarlomba penulisan Cerpen berlatar pesantren, madrasah, dan suasana mengaji dikampung. Lombayang terbuka untuk umum ini berhadiah jutaan rupiah. Selain memilih 6 pemenang, sebanyak 20 Cerpen terbaik akan diterbitkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9757,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41,45],"tags":[],"class_list":["post-9756","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world","category-ormas-dan-pesantren"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9756","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9756"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9756\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9756"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9756"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9756"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}