{"id":8977,"date":"2018-06-25T07:11:55","date_gmt":"2018-06-25T07:11:55","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=8977"},"modified":"2018-06-25T07:11:55","modified_gmt":"2018-06-25T07:11:55","slug":"inilah-hasil-operasi-ketupat-krakatau-2018-polda-lampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=8977","title":{"rendered":"Inilah Hasil Operasi Ketupat Krakatau 2018 Polda Lampung"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8978\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/06\/WhatsApp-Image-2018-06-25-at-13.47.08.jpeg\" alt=\"\" width=\"1271\" height=\"761\" \/>Bandar Lampung:<\/strong> Hasil Operasi Ketupat Krakatau 2018 Polda Lampung Hari Senin, Tanggal 25 Juni 2018 oleh Kapolda Lampung dihadiri Pangdam ll \/ Sriwijaya Mayor Jenderal TNI AM. Putranto S. SOS , Danrem Gatam 043 Kolonol Kav Erwin Jadmiko S.SOS, Kabinda, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Kesbangpol. Senin (25\/6\/2018).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polda Lampung telah melaksanakan operasi Kepolisian dengan Sandi \u201cKetupat Krakatau 2018 selama 18 (delapan belas) hari dimulai dari tgl 7 Juni s\/d 24 Juni 2018 dengan sasaran memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selama 18 hari Pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2018 Polda Lampung terjadi Gangguan Kamtibmas, sebagai berikut :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Kasus Curas, sebanyak 21 kasus<br \/>\n2. Kasus Curat, sebanyak 28 kasus<br \/>\n3. Kasus Curanmor, sebanyak 3 kasus<br \/>\n4. Kasus Senpi Ilegal, sebanyak 1 kasus<br \/>\n5. Kasus Sajam, sebanyak 2 kasus<br \/>\n6. Kasus Pembunuhan, sebanyak 1 kasus<br \/>\n7. Kasus Pemerasan, sebanyak 2 kasus<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Total kasus yg terjadi sebanyak 58 kasus<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menekan Gangguan Kamtibmas Dilakukan Patroli Dan Hunting Syatem Dan Berhasil Melakukan Penangkapan Terhadap Para Pelaku Kejahatan Sebanyak 21 Kali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun Kasus Kasus yang dpt diungkap Selama Prksksanaan Operasi Berlangsung, sebagai berikut :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Kasus Curat Sebanyak 30 kasus &gt; Tersangka 37 orang<br \/>\n2. Kasus Curas sebanyak 55 Kasus &gt; Tersangka 40 orang<br \/>\n3. Kasus Curat Ranmor sebanyak 15 kasus &gt; Tersangka 11 orang<br \/>\n4. Kasus Senpi Ilegal sebanyak 1 kasus &gt; Tersangka 1 orang<br \/>\n5. Kasus Sajam sebanyak 4 kasus &gt; Tersangka 4 orang<br \/>\n6. Kasus pembunuhan Sebanyak 2 kasus &gt; Tersangka 2 orang<br \/>\n7. Kasus pemerasan sebanyak 3 kasus &gt; Tersangka 3. orang<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sehingga total kasus yang dapat diungkap sebanyak 110 Kasus dengan 101 orang tersangka dan dilakukan tindakan tegas terukur terhadap 19 orang tersangka (2 Meninggal dunia yaitu H dan DI) Pelaku curas Ranmor di wilayah Katibung Lamsel dan Way Awi Pekon Kandang Besi Tanggamus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari hasil pengungkapan tersebut di atas, diperoleh 2 orang tersangka (RZ dan L) adalah pelaku curas Ranmor dengan 12 TKP yang Terjadi di wilayah hukum Polres Lampung Utara Dan di wilayah hukum Polres Tanggamus yang dilakukan oleh 3 orang tersangka (S, DI, JH) di 4 TKP.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun barang bukti hasil kejahatan dn alat yang digunakan oleh para pelaku, sebagai berikut :<br \/>\n&#8211; R4 : 1 unit<br \/>\n&#8211; R2. : 38 unit<br \/>\n&#8211; Senpi : 3 pucuk<br \/>\n&#8211; Sajam : 12 bilah<br \/>\n&#8211; HP : 41 unit<br \/>\n&#8211; TV. : 1 unit<br \/>\n&#8211; perhiasan : 13 gram<br \/>\n&#8211; uang. : Rp. 21.100.000,-<br \/>\n&#8211; lain-lain : 36 jenis<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hasil operasi ketupat Krakatau 2018 Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung :<br \/>\nData pelanggaran :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Tilang : Tahun 2017 sebanyak 343 kasus<br \/>\nTahun 2018 sebanyak 234 kasus<br \/>\nmengalami penurunan sebanyak 32%<br \/>\n2. Teguran : Tahun 2017 sebanyak 4310 kasus<br \/>\nTahun 2018 sebanyak 4342 kasus<br \/>\nmengalami kenaikan sebanyak 1%<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Data Laka Lantas :<br \/>\n1. tempat kejadian : Tahun 2017 sebanyak 8 tempat<br \/>\nTahun 2018 sebanyak 6 tempat<br \/>\nmengalami penurunan sebanyak 25%<br \/>\n2. Meninggal dunia : Tahun 2017 sebanyak 3 orang<br \/>\nTahun 2018 sebanyak 0 orang<br \/>\nMengalami penurunan sebanyak 100%<br \/>\n3. Luka Berat : Tahun 2017 sebanyak 8 orang<br \/>\nTahun 2018 sebanyak 5 orang<br \/>\nMengalami penurunan sebanyak 38%<br \/>\n4. Luka ringan : Tahun 2017 sebanyak 13 orang<br \/>\nTahun 2018 sebanyak 9 orang<br \/>\nmengalami penurunan sebanyak 31%<br \/>\n5. Rugi material : Tahun 2017 sebanyak Rp292.500.000<br \/>\nTahun 2018 sebanyak Rp. 27.100.000<br \/>\nMengalami penurunan sebanyak 31%.<\/p>\n<p>(Rudi Santoso)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Hasil Operasi Ketupat Krakatau 2018 Polda Lampung Hari Senin, Tanggal 25 Juni 2018 oleh Kapolda Lampung dihadiri Pangdam ll \/ Sriwijaya Mayor Jenderal TNI AM. Putranto S. SOS , Danrem Gatam 043 Kolonol Kav Erwin Jadmiko S.SOS, Kabinda, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Kesbangpol. Senin (25\/6\/2018). Polda Lampung telah melaksanakan operasi Kepolisian dengan Sandi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8978,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-8977","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8977","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8977"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8977\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8977"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8977"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8977"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}