{"id":8452,"date":"2018-05-07T04:28:18","date_gmt":"2018-05-07T04:28:18","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=8452"},"modified":"2018-05-07T04:28:18","modified_gmt":"2018-05-07T04:28:18","slug":"kasat-binmas-polresta-bandar-lampung-ajak-masyarakat-berperan-aktif-dalam-menanggulangi-penyalahgunaan-narkoba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=8452","title":{"rendered":"Kasat Binmas Polresta Bandar Lampung Ajak Masyarakat Berperan Aktif dalam Menanggulangi Penyalahgunaan Narkoba"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8453\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/WhatsApp-Image-2018-05-07-at-08.25.08.jpeg\" alt=\"\" width=\"1152\" height=\"560\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> Lampung merupakan peringkat ketiga tingkat Sumatera. Salah satu penyebabnya adalah masih adanya jaringan yang belum terputus, termasuk mereka yang sudah masuk sel, masih leluasa mengedarkan narkoba.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita harus bisa memutus peredaran narkoba, terutama mereka yang berada di LP. Salah satunya adalah memutus jaringan komunikasi dari dalam LP. Karena dipr<span class=\"text_exposed_show\">ediksi peredaran narkoba yang dilakukan dibalik LP sebanya 100-200 juta perhari,&#8221; ujar Kompol Heriyanto, Kasat Binmas Polresta Bandar Lampung pada saat menyampaikan materi dalam kegiatan Pelatihan dan Penguatan Internal Pengurus Ganas Annar MUI Kota Bandar Lampung periode 2018-3022 dengan tema Membangun Sinergi dan Meningkatkan Profesionalitas dalam Rangka Mewujudkan Lampung Bersih Narkoba di Aula Rektorat kampus IBI Darmajaya, Senin (7\/5\/2018).<\/span><\/p>\n<div class=\"text_exposed_show\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Ia juga menjelaskan bahwa bisnis narkoba merupakan bisnis yang menggiurkan karena barangnya kecil tapi keuntungannya besar.<\/p>\n<p>&#8220;Semakin kita giat mencegah dan menangani penyalahgunaan narkoba, mereka juga gencar mengedarkan narkoba di kalangan masyarakat. Karenanya, kita kesulitan untuk mengungkapnya,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Karena itu, ia berharap, kerjasama masyakarat yang baik akan mampu memutus dan meminimalisir peredaran narkoba. &#8220;Kami siap untuk bergerak dalam upaya mencegah peredaran narkoba. Jika Ganas Annar bergerak dengan berbagai kegiatan, kami siap bekerjasama,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Termasuk juga harus diantisipasi peredaran lem aibon yang kerap dipakai anak-anak secara berjamaah. Padahal, menghirup lem aibon selain merusak saraf otak, namun juga menyebabkan seseorang menjadi ideot.<\/p>\n<p>&#8220;Jika tidak bisa diantisipasi peredaran lem aibon, kita tutup saja pabriknya,&#8221; ujarnya yang disambut tepuk tangan oleh peserta pelatihan.<br \/>\nIa juga menghimbau masyarakat yang sudah masuk dalam lingkaran penyalahgunaan narkoba, bisa direhabilitasi, asalkan tidak ada barang bukti, dan bukan bandar serta DPO.<\/p>\n<p>&#8220;Sebab di Lampung pada tahun 2017, mendapat anggaran sebanyak 2000 orang pemakai yang bisa direhabilitasi. Namun sayangnya, tidak terserap semuanya karena kurangnya sosialisasi kepada masyarakat Lampung,&#8221; katanya. (Abdul Qodir Zaelani)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Lampung merupakan peringkat ketiga tingkat Sumatera. Salah satu penyebabnya adalah masih adanya jaringan yang belum terputus, termasuk mereka yang sudah masuk sel, masih leluasa mengedarkan narkoba. &#8220;Kita harus bisa memutus peredaran narkoba, terutama mereka yang berada di LP. Salah satunya adalah memutus jaringan komunikasi dari dalam LP. Karena diprediksi peredaran narkoba yang dilakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8453,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-8452","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8452","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8452"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8452\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8452"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8452"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8452"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}