{"id":8364,"date":"2018-04-26T22:33:00","date_gmt":"2018-04-26T22:33:00","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=8364"},"modified":"2018-04-26T22:33:00","modified_gmt":"2018-04-26T22:33:00","slug":"pjs-gubernur-lampung-berharap-mtq-ke-46-tingkat-lampung-menjadi-media-dakwah-dan-syiar-keagamaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=8364","title":{"rendered":"Pjs. Gubernur Lampung Berharap MTQ ke-46 Tingkat Lampung Menjadi Media Dakwah dan Syiar Keagamaan"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8365 aligncenter\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/IMG-20180426-WA0123-696x522.jpg\" alt=\"\" width=\"691\" height=\"404\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> Musabaqah Tilawatil Qur\u2019an (MTQ) ke-46 Tingkat Provinsi Lampung resmi dibuka, Kamis (26\/4\/2018) malam, dengan ditandai pemukulan bedug dan tepuk marawis oleh Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno dan Forkopimda Provinsi Lampung serta Ketua LPTQ provinsi Lampung Hery Suliyanto di Islamic Centre Bandar Lampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seperti marawis, tembang kenangan bernuansa agamis, marching band dari MAN 1 Bandarlampung, dan Tari Bedana Mts Negeri 2 Bandarlampung. Pjs. Gubernur Didik juga menyerahkan piala bergilir kepada Ketua LPTQ Provinsi Lampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sambutannya, Didik Suprayitno mengatakan, MTQ merupakan kegiatan rutin tahunan yang telah melekat di masyarakat dan bangsa kita, khususnya di Provinsi Lampung. \u201cMTQ merupakan kegiatan yang telah mentradisi dan melekat dalam kultur masyarakat dan bangsa kita. Kehadiran MTQ senantiasa memiliki daya tarik dan ruang tersendiri dalam kehidupan masyarakat,\u201d jelas Didik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menjelaskan, kegiatan keagamaan ini menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif, serta terbukti mampu menjadi daya dorong kuat dalam memacu percepatan pembangunan di daerah khususnya dibidang keagamaan. \u201cMTQ diyakini mampu menciptakan nuansa religius dan menghadirkan suasana yang memberi kesejukan batin bagi masyarakat. Disamping itu kegiatan MTQ dapat menjadi forum silaturrahim yang mengandung nilai-nilai positif dalam memperkuat rasa persaudaraan dan ikatan kebersamaan lintas etnis dan agama sebagai sesama warga masyarakat Lampung,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pjs. Gubernur Lampung berharap MTQ ini mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas keimanan kepada Allah SWT. Penyelenggaraannya juga dapat diarahkan untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat Lampung agar senantiasa mempelajari dan memahami Al-Qur\u2019an sebagai petunjuk dan pedoman hidup paripurna umat manusia. \u201cKarena Al-Qur\u2019an merupakan sumber inspirasi dan ilmu pengetahuan kehidupan. Oleh karenanya, forum kajian Al-Qur\u2019an perlu digiatkan dan dikembangkan baik secara formal maupun informal di lingkungan masyarakat, termasuk melalui MTQ,\u201d kata Didik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepada Dewan Hakim, Didik berharap, agar mampu menjaga integritasnya. \u201cSaya yakin dewan hakim mampu bekerja profesional dan proposional sebagai salah satu upaya kita dalam menjaring aset-aset Lampung yang dapat berperan di kancah Nasional, bahkan Internasional. Dan kepada peserta saya ucapkan selamat berlomba, junjung setinggi-tingginya nilai-nilai sportifitas dan kejujuran,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Didik minta kepada Juara 1 di berbagai cabang yang dipertandingkan, mampu mewakili Provinsi Lampung meraih juara 1 ditingkat Nasional. \u201cSaya berharap kepada juara satu nantinya, mampu menjadi Provinsi Lampung juara satu dikompetisi MTQ tingkat Nasional di Sumatera Utara,\u201d harap Didik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan itu, Ketua LPTQ provinsi Lampung, Hery Suliyanto, menjelaskan pelaksanaan MTQ ke-46 berdasarkan surat keputusan Gubernur Lampung Nomor: G\/176\/B.03\/HK\/2018 tentang penetapan Pemerintah Provinsi Lampung sebagai penyelenggara Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) tingkat provinsi Lampung ke-46 tahun 2018. \u201cPelaksanaan MTQ ke-46 tingkat provinsi Lampung akan digelar sejak 26 April hingga 1 Mei 2018 di Islamic Center provinsi Lampung, Al-Kautsar dan MAN 1 Bandar Lampung,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hery menerangkan pada MTQ ke-46 tingkat provinsi Lampung terdapat 8 (delapan) cabang\/golongan musabaqah yakni (1) tilawah anak-anak, remaja dan dewasa; (2) Qiraat murottal remaja, qiraat murrotal dewasa, qiraat mujawwad dewasa, tartil, canet; (3) Tahfidz 1 juz, 5 juz dan 10 juz; (4) Tahfidz 20 juz, 30 juz dan tafsir; (5) fahmil Qur`an; (6) syahril qur`an; (7) khottil qur`an; dan (8) musabaqah makalah ilmiah Al-Qur`an (M2IQ).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Heri menjelaskan MTQ ini diikuti oleh 552 Peserta, 120 dewan hakim, dan 10 pengawas. \u201cMTQ Kali ini berlangsung sederhana, namun tetap bermasyarakat dan tidak mengurangi arti serta maknanya,\u201d jelas Heri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia berharap MTQ ini mampu menghasilkan Qori\/Qoriah terbaik yang bisa mewakilkan Provinsi Lampung di tingkat Nasional pada September 2018 di Sumatera Utara mendatang. (Andira Putri Isnaini)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Musabaqah Tilawatil Qur\u2019an (MTQ) ke-46 Tingkat Provinsi Lampung resmi dibuka, Kamis (26\/4\/2018) malam, dengan ditandai pemukulan bedug dan tepuk marawis oleh Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno dan Forkopimda Provinsi Lampung serta Ketua LPTQ provinsi Lampung Hery Suliyanto di Islamic Centre Bandar Lampung. Pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seperti marawis, tembang kenangan bernuansa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8365,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-8364","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8364","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8364"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8364\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8364"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8364"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8364"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}