{"id":7813,"date":"2018-03-04T03:05:46","date_gmt":"2018-03-04T03:05:46","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=7813"},"modified":"2018-03-04T03:05:46","modified_gmt":"2018-03-04T03:05:46","slug":"mahasiswa-kkn-unila-kunjungi-wisata-religi-gunung-dalom-di-pantai-tirom-awi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=7813","title":{"rendered":"Mahasiswa KKN Unila Kunjungi Wisata Religi Gunung Dalom di Pantai Tirom Awi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-7814 aligncenter\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/20180221_132305.jpg\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"479\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Tanggamus:<\/strong> Telusuri potensi wisata yang masih tersembunyi,\u00a0 Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata)\u00a0 Periode Satu Universitas Lampung yang ditempatkan di pekon Betung kunjungi Wisata Religi di Pantai Tirom awi,\u00a0 Karangberak Pematangsawa, Tanggamus. (21\/02\/2018)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan yang bertujuan mengekspose kekayaan wisata yang ada di pematangsawa di ikuti Kepala Pekon Betung, Perangkat Pekon, dan 14 mahasiswa KKN UNILA.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan ini di awali dengan silahturahmi dengan kepala pekon karang berak, ziarah di makam syekh balaseribu yang dikeramatkan,\u00a0 dan menikmati pemandangan pantai\u00a0 di tirom awi,\u00a0 pematangsawa, Tanggamus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koordinator Mahasiswa KKN di Betung,\u00a0 Riski Firmanto menjelaskan banyak potensi wisata di pematangsawa yang belum banyak dikenal masyarakat luas khususnya lampung<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dipematang sawa banyak sekali potensi wisata yang Indah, \u00a0seperti pantai yang bersih,\u00a0 terumbu karang yang Indah,\u00a0 dan pemandangan gunung yang masih sangat hijau, selain itu ada wisata religi,\u00a0 yaitu makam syekh Balaseribu atau makam gunung dalom,\u00a0\u00a0 pulau-pulau kecil yang Indah di daerah Tirom Awi dan banyak daerah tersembunyi yang masih terjaga ke asriannya&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sahyan,\u00a0 Selaku Kepala Pekon Betung pematangsawa menuturkan bahwa keramat gunung dalom terdapat karomah bagi yang berziarah &#8220;Menurut kepercayaan penduduk dipematangsawa,\u00a0 daerah ini di keramatkan, banyak manfaatnya bagi yang berziarah, karna disini letak makam syekh balaseribu yang terkenal kramatnya&#8221; ungkapnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dilokasi tersebut tidak jauh ada sebuah tanda yang dibuat pada tahun 1629 M, tanda itu sudah ada sebelum pecahnya gunung krakatau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ditirom awi selain makam kramat gunung dalom dan pemandangan pantai yang masih asri,\u00a0 disana juga banyak terdapat lumba-lumba\u00a0 saat sore hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari betung menuju karang berak diperkirakan 2-3 jam menggunakan londeng (kapal nelayan) Atau sekitar 2 jam dari kotaagung sampai kelokasi di tirom awi, karangberak pematangsawa, Tanggamus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk kesana kita hanya bisa menggunakan jalur laut,\u00a0 karna akses jalan darat yang belum ada untuk tembus kesana. (Riski Firmanto)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanggamus: Telusuri potensi wisata yang masih tersembunyi,\u00a0 Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata)\u00a0 Periode Satu Universitas Lampung yang ditempatkan di pekon Betung kunjungi Wisata Religi di Pantai Tirom awi,\u00a0 Karangberak Pematangsawa, Tanggamus. (21\/02\/2018) Kegiatan yang bertujuan mengekspose kekayaan wisata yang ada di pematangsawa di ikuti Kepala Pekon Betung, Perangkat Pekon, dan 14 mahasiswa KKN UNILA. Kegiatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7814,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-7813","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7813","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7813"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7813\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7813"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7813"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7813"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}