{"id":7329,"date":"2018-01-09T05:15:05","date_gmt":"2018-01-09T05:15:05","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=7329"},"modified":"2018-01-09T05:15:05","modified_gmt":"2018-01-09T05:15:05","slug":"stit-pringsewu-gandeng-ponpes-al-munir-sukoharjo-dalam-pengembangan-pendidikan-dan-pengabdian-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=7329","title":{"rendered":"STIT Pringsewu Gandeng Ponpes Al-Munir Sukoharjo dalam Pengembangan Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-7330 aligncenter\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/YAYASAN-AL-MUNIR-SUKOHARJO-PRINGSEWU-20180107-10.jpg\" alt=\"\" width=\"747\" height=\"487\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pringsewu:<\/strong> Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pringsewu menjalin kerjasama strategis dengan Yayasan Pondok Pesantren Al-Munir Al-Islamy, Sukoharjo, Pringsewu, untuk mengembangkan potensi yang ada di kedua institusi tersebut dan demi kemaslahatan umat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kerjasama tersebut sudah dirintis sejak tahun lalu, mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam waktu dekat direalisasikan antara lain dalam bentuk pendidikan lanjutan bagi para santri, guru, ustadz, dan alumni Pondok Pesantren Al-Munir di STIT Pringsewu, <em>sharing<\/em> penggunaan fasilitas pendidikan, praktik pengalaman lapangan bagi mahasiswa, serta kolaborasi dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua STIT Pringsewu Dwi Rohmadi Mustofa, M.Pd., Ahad (7\/1) mengatakan, pihaknya membuka kesempatan yang luas-luasnya kepada masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan di STIT Pringsewu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami bekerjasama dengan Pondok Pesantren Al- Munir agar para santri dapat lebih mudah melanjutkan pendidikan formal,\u00a0 sehingga mereka dapat meraih sarjana, pendidikan berkualitas, dengan tidak harus meninggalkan Pringsewu. Dengan \u00a0begitu dapat lebih fokus dalam belajar dan biaya terjangkau,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dwi Rohmadi menjelaskan, STIT Pringsewu menyelenggarakan tiga program studi, yaitu Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Semua program studi terakreditasi BAN-PT. Tagline STIT Pringsewu adalah \u201cMengasuh Sepenuh Hati\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Munir Sukoharjo, Pringsewu, KH. Burhanuddin bersyukur dan menyambut antusias jalinan kerjasama ini. \u201cAlhamdulillah, kami senang dapat bekerja bareng STIT Pringsewu, dalam rangka pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga ini bermanfaat bagi masayrakat dan dapat terus dikembangkan lagi,\u201d kata dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">KH. Burhanuddin mengatakan, kerjasama ini dilandasi dengan niatan baik dan demi kebaikan generasi muda serta masyarakat. \u201cKita tahu STIT Pringsewu adalah salah satu perguruan tinggi yang konsen dan dedikasi terhadap peningkatan pendidikan masyarakat, khususnya di Lampung. Sekali lagi kami sangat mendukung jalinan kerjasama ini,\u201d ujarnya. (Muhammad Idris)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pringsewu: Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pringsewu menjalin kerjasama strategis dengan Yayasan Pondok Pesantren Al-Munir Al-Islamy, Sukoharjo, Pringsewu, untuk mengembangkan potensi yang ada di kedua institusi tersebut dan demi kemaslahatan umat. Kerjasama tersebut sudah dirintis sejak tahun lalu, mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam waktu dekat direalisasikan antara lain dalam bentuk pendidikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7330,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-7329","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7329","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7329"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7329\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7329"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7329"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7329"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}