{"id":7285,"date":"2018-01-02T13:39:57","date_gmt":"2018-01-02T13:39:57","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=7285"},"modified":"2018-01-02T13:39:57","modified_gmt":"2018-01-02T13:39:57","slug":"komitmen-lahirkan-para-ulama-ketua-mui-pesisir-barat-jangan-enggan-sekolahkan-anak-dipesantren","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=7285","title":{"rendered":"Komitmen Lahirkan Para Ulama, \u00a0Ketua MUI Pesisir Barat: Jangan Enggan Sekolahkan Anak dipesantren"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-7286\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/26171212_1513772395336645_3432925965794730439_o.jpg\" alt=\"\" width=\"1217\" height=\"573\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pesisir Barat:<\/strong> \u201cPesantren\u00a0adalah salah satu\u00a0sekolah terbaik\u00a0di dunia dalam hal agama, untuk itu sebagai orang tua jangan enggan untuk menyekolahkan anaknya dipesantren,\u201d kata KH. Muhmmad Nurhadi, M.Pd Ketua MUI Kab. Pesisir Barat yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Falah Kabupaten Pesisir Barat saat memberikan sambutan dalam rangka silaturrahmi alim ulama dan peringatan maulid nabi besar Muhammad Saw dengan bertajuk \u201cSinergisitas Ulama dan Umara dalam menjaga nilai-nilai Islam dari paham Radikalisme di Kabupaten Pesisir Barat,\u201d yang diselenggarakan oleh MUI Kab. Pesisir Barat. Ahad (31\/12\/2017).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut KH. Muhammad Nurhadi, M.Pd pihaknya akan selalu berkomitmen mengembangkan pendidikan pesantren untuk membangun dan menciptakan generasi penerus yang beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt, sehingga dapat terlahir para ulama-ulama yang paham akan agama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPendidikan pesantren adalah salah satu upaya untuk mendukung program Pemkab Pesisir Barat, yang memiliki slogan Pesisir Barat sebagai negeri para sai batin dan para ulama,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya berharap slogan Pesisir Barat sebagai negeri para sai batin dan para ulama bukan sekedar selogan tetapi sebuah cita-cita bersama, oleh karena itu mari sekolahkan anak-anaknya dipesantren, dari pesantrenlah kita dapat menanggulangi paham-paham radikalisme. Pesantren merupakan bagian penting dari bangsa Indonesia yang terbukti berperan dalam mencegah berkembangnya paham radikal,&#8221; ujar KH. Muhmmad Nurhadi, M.Pd.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam silaturrahmi alim ulama dan peringatan maulid nabi besar Muhammad Saw tersebut, juga dihadiri pejabat inspektorat Pesisir Barat, Kepala Kemenag Pesisir Barat, Camat, Tokoh Ulama, Tokoh Masyarakat, Ormas NU, Muhammadiyah, Majelis Ta\u2019lim, GP Ansor, Banser, IPNU dan Pemuda Muhammadiyah. (Rudi Santoso)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pesisir Barat: \u201cPesantren\u00a0adalah salah satu\u00a0sekolah terbaik\u00a0di dunia dalam hal agama, untuk itu sebagai orang tua jangan enggan untuk menyekolahkan anaknya dipesantren,\u201d kata KH. Muhmmad Nurhadi, M.Pd Ketua MUI Kab. Pesisir Barat yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Falah Kabupaten Pesisir Barat saat memberikan sambutan dalam rangka silaturrahmi alim ulama dan peringatan maulid nabi besar Muhammad Saw [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7286,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-7285","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7285","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7285"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7285\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}