{"id":7177,"date":"2017-12-17T19:02:08","date_gmt":"2017-12-17T19:02:08","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=7177"},"modified":"2017-12-17T19:02:08","modified_gmt":"2017-12-17T19:02:08","slug":"dr-kh-khairuddin-tahmid-mh-belajarlah-dari-masa-lalu-lakukan-dimasa-kini-wujudkan-perubahan-di-masa-depan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=7177","title":{"rendered":"Dr. KH. Khairuddin Tahmid, MH: Belajarlah dari Masa Lalu, Lakukan Dimasa Kini, Wujudkan Perubahan di Masa Depan\u00a0"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-7178\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/25394865_1499723283408223_5652936416011674754_o.jpg\" alt=\"\" width=\"1273\" height=\"697\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> Dr. KH. Khairuddin Tahmid, MH Syuriah PWNU Lampung mengatakan Nahdlatul Ulama (NU) adalah\u00a0jam\u2019iyah diniyah yang bertujuan memelihara, melestarikan dan mengamalkan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama\u2019ah, menciptakan kemaslahatan masyarakat, kemajuan bangsa, dan martabat manusia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDalam perjalanannya peran dan kiprah Nahdlatul Ulama telah menyebar di pelosok negeri. Perkembangan dan kemajuan NU tersebut, semenjak didirikan sampai saat ini mengalami pasang surut. Namun demikian peran dan kiprah ulama dan tokoh-tokoh NU tidak bisa dikesampingkan. NU turut serta memperjuangkan dan membesarkan negeri ini,\u201d ujar Dr. KH. Khairuddin Tahmid, MH yang juga Ketua Umum MUI Lampung saat menyampaikan mauidhotul hasanah pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di GSG IAIM NU, Metro Utara, 28 Purwosari, Jln. RA. Kartini Metro Utara, Sabtu (12\/17\/2017).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Dr. KH. Khairuddin Tahmid, MH untuk memperkokoh peran dan kiprahnya, NU memiliki salah satu prinsip yaitu \u2018memelihara nilai yang lama yang baik dan benar, dan mengambil nilai baru adalah yang\u00a0lebih baik\u2019 qaidah ushul fiqh ini memberikan makna bahwa PCNU Kota Metro harus belajar dari masa lalu, lakukan dimasa kini, wujudkan perubahan dimasa depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cApa yang telah dilakukan oleh para ulama NU terdahulu dalam bidang\u00a0keagamaan,\u00a0pendidikan,\u00a0sosial, dan ekonomi telah dilakukan oleh PCNU Kota Metro dimasa kini, inilah keberhasilan yang dapat diukur dan harus terus dikembangkan untuk mewujudkan perubahan dimasa depan. Saat ini PCNU Kota Metro telah menjadi percontohan bagi PCNU di Lampung, semoga kedepan terus dapat menginsprasi,\u201d kata Dr. KH. Khairuddin Tahmid, MH.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dr. KH. Khairuddin Tahmid, MH. juga berharap kepada PCNU Kota Metro untuk terus melakukan pengkaderan guna penguatan institusi, sehingga\u00a0 dapat melakukan terobosan-terobosan untuk menjawab tantangan dimasa depan. (Rudi Santoso)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Dr. KH. Khairuddin Tahmid, MH Syuriah PWNU Lampung mengatakan Nahdlatul Ulama (NU) adalah\u00a0jam\u2019iyah diniyah yang bertujuan memelihara, melestarikan dan mengamalkan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama\u2019ah, menciptakan kemaslahatan masyarakat, kemajuan bangsa, dan martabat manusia. \u201cDalam perjalanannya peran dan kiprah Nahdlatul Ulama telah menyebar di pelosok negeri. Perkembangan dan kemajuan NU tersebut, semenjak didirikan sampai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7178,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-7177","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7177","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7177"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7177\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7177"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7177"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7177"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}