{"id":6732,"date":"2017-11-15T11:11:31","date_gmt":"2017-11-15T11:11:31","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=6732"},"modified":"2017-11-15T11:11:31","modified_gmt":"2017-11-15T11:11:31","slug":"rektor-uin-raden-intan-integritas-pemimpin-kunci-perubahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=6732","title":{"rendered":"Rektor UIN Raden Intan: \u201cIntegritas Pemimpin Kunci Perubahan\u201d"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-6733\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/23550971_317692932040512_6607271854221790123_o.jpg\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"1000\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> \u201cIntegritas pemimpin adalah salah satu kunci perubahan, oleh karena itu calon gubernur yang saat ini sudah mulai bergerak dinamis mempersiapkan diri, mengerahkan tenaga dan pikiran harus memiliki integritas,\u201d kata Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag Rektor UIN Raden Intan Lampung saat menjadi pembicara Workshop Kampanye Setara dan Damai yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum KPU Lampung di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Rabu (15\/11\/2017).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cUntuk membangun Propinsi Lampung kita perlu memilih calon yang berintegritas, elektabilitas, berkualitas, memiliki rekam jejak yang baik, dan memiliki karya yang dapat dilihat dan dirasakan,\u201d kata Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag yang juga Ketua Dewan Pertimbangan MUI Lampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Rektor UIN Raden Intan Lampung saat ini masyarakat Lampung sudah cerdas dan tidak mudah terpengaruhi pada politik uang yang dilakukan oleh calon mana pun,\u00a0 karena politik uang suatu cara demokrasi yang sangat kurang baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag juga mengapresiasi calon gubernur yang dengan niat tulus dan ikhlas akan mengayomi rakyat dengan adil apabila terpilih nanti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTerkait para tokoh Lampung yang saat ini telah lebih awal memperkenalkan dirinya melalui gambar baliho, atau benner yang terpasang di pinggir jalan, itu sah-sah saja selama tidak ada regulasi yang mengaturnya. Pada dasarnya untuk dipilih sebagai seorang calon gubernur itu tidak cukup dengan waktu 2 bulan saja akan tetapi membutuhkan waktu setidaknya 1.5 tahun untuk memperkenalkan dirinya kepada masyarakat, semua tergantung jumlah penduduk dan luas wilayahnya,\u201d ujar Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain Rektor UIN Raden Intan Lampung sebagai pembicara, KPU Lampung juga menghadirkan pembicara Mantan Ketua KPU RI Haidar\u00a0 Gumay, KPU RI Wahyu Setiawan, Kapolda Lampung Irjen Pol Suroso Hadi Siswoyo, Rektor UIN Lampung, Ketua Umum MUI Lampung Dr. KH. Khairudin Tahmid, MH Rektor UBL Dr. H. Yusuf Sulfarano Barusman, MM.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu hadir juga Walikota Bandar Lampung, Herman HN, para perwakilan partai politik, Advokat, Akademisi UIN Raden Intan, UNILA, UBL, Jurnalis dan Komisioner KPU se-Lampung serta pimpinan Bawaslu Lampung. (Rudi Santoso)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: \u201cIntegritas pemimpin adalah salah satu kunci perubahan, oleh karena itu calon gubernur yang saat ini sudah mulai bergerak dinamis mempersiapkan diri, mengerahkan tenaga dan pikiran harus memiliki integritas,\u201d kata Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag Rektor UIN Raden Intan Lampung saat menjadi pembicara Workshop Kampanye Setara dan Damai yang digelar oleh Komisi Pemilihan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6733,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-6732","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6732","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6732"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6732\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6732"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6732"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6732"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}