{"id":6712,"date":"2017-11-14T23:19:35","date_gmt":"2017-11-14T23:19:35","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=6712"},"modified":"2017-11-14T23:19:35","modified_gmt":"2017-11-14T23:19:35","slug":"cetak-dai-standar-internasional-mui-pusat-akan-bentuk-akademi-dakwah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=6712","title":{"rendered":"Cetak Dai Standar Internasional, MUI Pusat Akan Bentuk Akademi Dakwah"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6714 aligncenter\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/23518843_10210236022846123_192981042390844388_n.jpg\" alt=\"\" width=\"480\" height=\"270\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jakarta:<\/strong> Halaqah Dakwah Nasional 2017 bertemakan &#8220;Menjawab Tantangan Dakwah Di Era Modern&#8221; yang dilaksanakan Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menghasilkan program strategis pembentukan Akademi Dakwah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Umum MUI Pusat KH Ma&#8217;ruf Amin saat Acara Pembukaan kegiatan tersebut mengemukakan bahwa Akademi Dakwah yang akan dibentuk tersebut merupakan Lembaga Pendidi<span class=\"text_exposed_show\">kan bagi para da&#8217;i atau penceramah dengan durasi waktu 2 sampai dengan 3 bulan berbasis peta dan pedoman dakwah.<\/span><\/p>\n<div class=\"text_exposed_show\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Akademi dakwah tersebut dibentuk dalam rangka memperbaiki kegiatan dakwah secara menyeluruh baik pada da&#8217;i, mad&#8217;u, maddah, manhaj, maupun wasilah dakwah. Dengan hal tersebut harapnya proses dakwah semakin berkualitas dan mencerdaskan umat serta membawa umat kepada jalan kebaikan dan ketakwaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Akademi Dakwah yang sedang dibentuk ini nantinya akan mendidik para da&#8217;i (penceramah) Indonesia agar berstandar Internasional&#8221;, ungkap Kiai Ma&#8217;ruf yang juga Rais Aam PBNU ini saat pembukaan Acara yang dilaksanakan di Hotel Rivoli Jakarta, Senin (13\/11).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kiai Ma&#8217;ruf menjelaskan juga bahwa dakwah harus memerankan fungsi tauhidul ummah (mempersatukan umat), tansiqul haraqah (mensinkronkan gerakan dakwah), taswiyatul manhaj (menyamakan persepsi pola keagamaan ahlussunnah wal jama&#8217;ah), dan himayatul ummah (melindungi umat) dari akidah dan pemikiran sesat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dakwah juga harus mampu melindungi ummat dari muamalat yang haram dan konsumsi yang haram, termasuk membentengi umat Islam menghadapi rongrongan dari luar seperti upaya pemurtadan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan Halaqah yang dilaksanakan 3 hari mulai Senin (13\/11) sampai dengan Rabu (15\/11) ini diikuti oleh peserta dari utusan Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Provinsi Se-Indonesia. Pada kesempatan tersebut MUI Provinsi Lampung mengirimkan dua orang utusan yaitu H. Suryani M Nur (Wakil Ketua) dan Dr. H. Rosidi (Sekretaris Komisi Dakwah MUI Provinsi Lampung). (Muhammad Faizin)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta: Halaqah Dakwah Nasional 2017 bertemakan &#8220;Menjawab Tantangan Dakwah Di Era Modern&#8221; yang dilaksanakan Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menghasilkan program strategis pembentukan Akademi Dakwah. Ketua Umum MUI Pusat KH Ma&#8217;ruf Amin saat Acara Pembukaan kegiatan tersebut mengemukakan bahwa Akademi Dakwah yang akan dibentuk tersebut merupakan Lembaga Pendidikan bagi para [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6714,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-6712","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6712","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6712"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6712\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6712"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6712"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6712"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}