{"id":6653,"date":"2017-11-08T21:06:59","date_gmt":"2017-11-08T21:06:59","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=6653"},"modified":"2017-11-08T21:06:59","modified_gmt":"2017-11-08T21:06:59","slug":"lomba-menulis-esai-pemprov-lampung-hadirkan-3-unsur-juri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=6653","title":{"rendered":"Lomba Menulis Esai, Pemprov Lampung Hadirkan 3 Unsur Juri"},"content":{"rendered":"<p><strong><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-6578\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/IMG_8501.jpg\" alt=\"\" width=\"1054\" height=\"405\" \/><\/strong><\/p>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, dalam hal ini Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik), menurunkan tiga unsur juri guna melakukan penilaian tulisan dalam Lomba Menulis Essay yang mengangkat tema &#8220;Optimisme masa depan Provinsi Lampung setelah kehadiran Jalan Tol Trans Sumatera dan Bandara Internasional Radin Inten II&#8221;.<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">Kepala Bidang Diseminasi dan Informasi Diskominfotik Lampung, Ganjar, menjelaskan, ketiga unsur tersebut terdiri dari unsur Diskominfotik, Akademisi, dan para Praktisi Pers. Masing-masing dari ketiga juri itu nanti, mempunyai penilaian yang berbeda-beda pula.<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">Kata Ganjar, untuk unsur Diskominfotik, akan melihat pesan pembangunannya dari segi publikasi, para akademisi menilai tulisan secara akademik, dan praktisi pers menilai gaya hingga kedalaman data tulisan para peserta Lomba Menulis Esai.<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pemenang akan dipilih berdasarkan hasil yang seobyektif mungkin dan sesuai fakta terdata,&#8221; jelas Ganjar, Selasa (7\/11\/2017).<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, salah satu dewan juri dari praktisi pers yang juga wartawan senior di Lampung, Oyos Saroso HN, menyampaikan, yang paling menjadi dasar penilaian adalah kesesuaian tulisan dengan tema atau judul, akan tetapi kedalaman tulisan juga diperlukan. Artinya, tulisan peserta \u00a0tidak hanya berisi rangkuman saja.<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sebagian besar tulisan itu akan berbentuk opini, maka diperlukan juga pendapat dari sang penulis,&#8221; kata Oyos.<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">Selain daripada itu, kata Oyos, hal yang paling krusial dalam menulis adalah bahasa itu sendiri. Pasalnya, masih banyak orang yang beranggapan menulis dengan Bahasa Indonesia itu mudah, dan kenyataanya justru banyak kesalahan.<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Bahasa Indonesia ini gampang-gampang sulit. Contoh paling sederhana adalah pemakaian kata &#8216;di&#8217;, rupanya juga masih banyak yang salah antara kata itu disambung atau dipisah,&#8221; urainya.<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">Dengan adanya Lomba Menulis Esai, menjadi harapan baru guna merangsang para penulis dari semua kalangan baik pelajar, mahasiswa, dan umum, untuk perduli terhadap pembangunan di Provinsi Lampung.<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Tetapi, kedepannya kami juga berharap bahwa tradisi membaca dan menulis itu benar-benar tumbuh dan berkembang. Pemprov sendiri juga sudah mencanangkan program Gerakan Lampung Membaca, artinya dari apa yang dibaca minimal dilakukan dengan menulis,&#8221; paparnya.<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">Oyos juga menegaskan, pada lomba kali ini, pemenang tulisan bukan dinilai dari tulisannya yang memuji-muji pemerintah. &#8220;Saya berani menjamin sebagai orang yang sudah lama dan menjaga independensi, hal itu tidak akan terjadi, bahkan itu tidak masuk bagian dari penilaian,&#8221; ungkap Oyos. (Rudi Santoso)<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, dalam hal ini Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik), menurunkan tiga unsur juri guna melakukan penilaian tulisan dalam Lomba Menulis Essay yang mengangkat tema &#8220;Optimisme masa depan Provinsi Lampung setelah kehadiran Jalan Tol Trans Sumatera dan Bandara Internasional Radin Inten II&#8221;. Kepala Bidang Diseminasi dan Informasi Diskominfotik Lampung, Ganjar, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6578,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-6653","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6653","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6653"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6653\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6653"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6653"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6653"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}