{"id":6537,"date":"2017-10-31T08:30:02","date_gmt":"2017-10-31T08:30:02","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=6537"},"modified":"2017-10-31T08:30:02","modified_gmt":"2017-10-31T08:30:02","slug":"aprilani-yustin-ficardo-dilantik-sebagai-ketua-terpilih-yayasan-jantung-indonesia-cabang-lampung-periode-2017-2022","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=6537","title":{"rendered":"Aprilani Yustin Ficardo Dilantik Sebagai Ketua Terpilih Yayasan Jantung Indonesia Cabang Lampung Periode 2017 &#8211; 2022"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-6538\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/IMG_8461-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1600\" height=\"1067\" \/><\/p>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> Saya mengajak kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik agar bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan fungsi kepengurusan sesuai dengan visi yayasan jantung Indonesia, yakni sebagai pelopor Gaya Hidup Sehat<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">Demikian disampaikan oleh Aprilani Yustin Ficardo sebagai ketua terpilih Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Lampung periode 2017 &#8211; 2022 saat dilantik oleh Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia, Syahlina Zuhal di Balai Keratun, Provinsi Lampung, selasa (31\/10\/2017) pagi.<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">Yayasan jantung indonesia merupakan lembaga masyarakat yang berfokus kepada pengingkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya upaya pencegahan penyakit jantung.<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">Upaya pencegahan penyakit jantung, menurut Yustin Ficardo dapat dilakukan dengan upaya pemasyarakatan panca usaha jantung sehat.<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Tentunya sudah menjadi tantangan bagi kita untuk bersama-sama mengupayakan gerakan panca usaha jantung sehat, yakni seimbang gizi, enyahkan rokok, hadapi stres, atur tekanan darah, dan teratur berolah raga.&#8221; papar yustin<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">Dalam sambutan pertamanya sebagai Ketua Yayasan jantung Indonesia Cabang Utama Lampung, Yustin Ficardo menekankan gerakan panca usaha jantung sehat melalui beberapa kegiatan, diantaranya adalah mengadakan pemeriksaan kesehatan jantung, mengupayakan konsultasi kesehatan jantung kepada masyarakat, melakukan penyuluhan gaya hidup sehat, dan meningkatkan peran klub jantung sehat di masyarakat.<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">Kegiatan yang berlangsung dengan hidmat tersebut di hadiri oleh Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Syahlina Zuhal, Asisten III Bidang Administrasi Umum Ir. Hamartoni Ahadis, M.M, Kepala dinas kesehatan Provinsi Lampung Dr. dr, Hj. Reihana, M.Kes, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Ketua Organisasi masyarakat dan organisasi kesehatan, undangan serta seluruh penasehat dan pengurus Yayasan Jantung Sehat Indonesia cabang utama Lampung masa bakti 2017 &#8211; 2022. (Rudi Santoso)<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Saya mengajak kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik agar bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan fungsi kepengurusan sesuai dengan visi yayasan jantung Indonesia, yakni sebagai pelopor Gaya Hidup Sehat Demikian disampaikan oleh Aprilani Yustin Ficardo sebagai ketua terpilih Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Lampung periode 2017 &#8211; 2022 saat dilantik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6538,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-6537","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6537","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6537"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6537\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6537"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6537"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6537"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}