{"id":6448,"date":"2017-10-25T00:29:51","date_gmt":"2017-10-25T00:29:51","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=6448"},"modified":"2017-10-25T00:29:51","modified_gmt":"2017-10-25T00:29:51","slug":"dedi-afrizal-impikan-lanud-pengeran-m-bunyamin-jadi-bandar-sipil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=6448","title":{"rendered":"Dedi Afrizal Impikan Lanud Pengeran M. Bunyamin Jadi Bandar Sipil"},"content":{"rendered":"<div dir=\"auto\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-6449\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/WhatsApp-Image-2017-10-24-at-22.38.54.jpeg\" alt=\"\" width=\"1106\" height=\"697\" \/><\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Tulang Bawang:<\/strong> Kunjungan Kasau beserta perwira tinggi AU, Dirjen Perjubungan Udara Kementrian Perhubungan di Tulang Bawang, \u00a0Selasa (24\/10\/2017) membawa harapan besar bagi masyarakat Lampung agar lapangan udara TNI Astraksetra Menggala segera dapat difungsikan sebagai Bandara sipil.<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">Landasan pacu \u00a0Lanud Pangeran M. Bunyamin merupakan peninggalan Belanda, panjangnya 1.950 m yg rencananya akan diperpanjang menjadi 3.000 m. Sehingga nantinya dapat mendarat pesawat berbadan lebar, sehingga dapat membuka jalur tambahan dan altenatif penerbangan \u00a0dari dan menuju Lampung.<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">Menurut H. Dedi Afrizal,S.Kep, MM Keberadaan Bandara tersbut nantinya diharapkan dapat memperpendek rentang kendali antar wilayah, mendorong investasi dan peluang usaha serta tenaga kerja, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekomomi masyarakat serta tentunya penghematan dari beberapa sektor \u00a0dibeberapa wilayah penyangga Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, \u00a0Mesuji, Lampung Tengah, \u00a0Lampung Utara, dan Lampung Timur.<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">Ketersediaan Potensi sumberdaya alam, sumberdaya manusia, energy serta dukungan keamanan sangat memungkinkan diwujudkannya impian tersebut. Tinggal bagaimana dukungan pemerintah dari wiyalah penyangga memberikan dukungan kebijakan maupun anggaran sehingga percepatan pembangunan bandara tersebut dapat termujud.<\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\">Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Lampung yang diwakili Sekdaprov Ir. Sutono, Ketua DPRD Provinsi Lampung Dedi Afrizal, Danrem 043\/Gatam, Danlanal, Danbrigif Marinir, Bupati Tulang Bawang Barat dan Wakil Bupati Tulang Bawang. (Maskut Candranegara)<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tulang Bawang: Kunjungan Kasau beserta perwira tinggi AU, Dirjen Perjubungan Udara Kementrian Perhubungan di Tulang Bawang, \u00a0Selasa (24\/10\/2017) membawa harapan besar bagi masyarakat Lampung agar lapangan udara TNI Astraksetra Menggala segera dapat difungsikan sebagai Bandara sipil. Landasan pacu \u00a0Lanud Pangeran M. Bunyamin merupakan peninggalan Belanda, panjangnya 1.950 m yg rencananya akan diperpanjang menjadi 3.000 m. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6449,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-6448","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6448","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6448"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6448\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6448"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6448"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6448"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}