{"id":6265,"date":"2017-10-10T03:02:27","date_gmt":"2017-10-10T03:02:27","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=6265"},"modified":"2017-10-10T03:02:27","modified_gmt":"2017-10-10T03:02:27","slug":"perkuat-nasionalisme-ika-suka-lampung-gelar-diskusi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=6265","title":{"rendered":"Perkuat Nasionalisme, IKA SUKA Lampung Gelar Diskusi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-6266\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/22308645_1834350143562358_3064624348496019198_n.jpg\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"720\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> Dalam rangka menguatkan nasionalisme kebangsaan, Ikatan Alumni Sunan Kalijaga (Ika Suka) Provinsi Lampung menggelar diskusi bertajuk \u2018Menguatkan Nasionalisme Lewat Pendekatan Sejarah, bertempat di kediaman sekterais Ika Suka Lampung, H. Khaidir Bujung, di Perumahan Sumur Putri, Bandar Lampung, Kemarin (8\/10\/2017).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dr. Safari Daud selaku ketua panitia menyampaikan kegiatan diskusi ini merupakan representasi budaya diskusi ketika masih menjadi mahasiswa. \u201cIni upaya menggiatkan budaya literasi. Problem sosial kemasyarakat dan kebangsaan perlu disikapi dan direspon sebagai bagian kepedulian terhadap problem kebangsaan,\u201d ujarnya pada saat menjadi moderator kegiatan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Khaidir Bujung, selaku sekretaris Ika Suka Lampung menyampaikan isu PKI akhir-akhir ini menjadi alat untuk menjatuhkan orang lain dengan tidak melihat persoalan sejarah dari PKI.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPKI memang pernah ada di Indonesia. Sekarang kita harus menjadikan pengalaman buruk masa lalu sebagai kekuatan untuk membangun nasionalisme di bumi pertiwi ini, khususnya di Lampung,\u201d ujarnya yang juga anggota komisi V DPRD Lampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam diskusi tersebut dihadiri pengurus Ika Suka di antaranya Dra. Hj. Siti Masykurah, M.Ag (Dosen UIN Raden Intan), Dr. Rumadi Sagala, M.A (Dosen UIN Raden Intan), Abdul Qodir Zaelani, M.A (Dosen UIN Raden Intan), dan Dra. Tatik Rahayuningsih, M.Sos.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dra. Hj. Siti Masykurah, M.Ag menyatakan sejarah adalah sebuah produk, tentu tidak akan pernah lurus, tergantung sudut pandang penguasa ketika itu. \u201cIdeologi komunis sebenarnya sudah tidak laku di dunia. Buktinya,\u00a0 Uni Soviet telah hancur menjadi beberapa Negara,\u201d ungkapnya pada saat menyampaikan pendapatnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Dr. Rumadani Sagala, M.A., menyatakan sejak zaman nabi sampai sekarang orang-orang munafik tetap ada. Karena itu, setiap berita yang hilir mudik, perlu dikroscek kebenarannya. Jangan sampai berita tersebut mengikis nilai-nilai kebangsaan kita,\u201d ujarnya sambil membacakan ayat Alquran yang menjelaskan tentang pentingnya kroscek berita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Abdul Qodir Zaelani, M.A., yang juga sebagai dosen UIN Raden Intan Lampung menyatakan banyak literatur yang menyebutkan tragedi pembantaian G30\/S PKI memang nyata, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ia berharap trageri tersebut jangan sampai terulang kembali. \u201cPelajaran berharga dari tragedy G30\/S PKI menjadi pelajaran berharga bagi bangsa. Saat ini, yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai kita termakan adu domba yang dapat menghancurkan sendi-sendi berbangsa dan bernegara. Perlu disebarkan narasi-narasi positif yang dapat membangkitkan kebersamaan dan mengokohkan nasionalisme,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga menjelaskan pelurusan sejarah merupakan keniscayaan. Hanya saja terkadang subjektifitas penulis sejarah juga bermain dalam membangun opini. \u201cMotif menulis sejarah bermacam-macam. Adakalanya motif subjektifitas ideologi, tendensi penguasa, dan lainnya, yang mengarahkan sejarah sesuai dengan keinginan ideologyidan penguasa. Maka diperlukan objektifitas penulis sejarah berdasarkan fakta dan data yang ada, tanpa melihat latar ideologis dan kepentingan lainnya,\u201d katanya. (Abdul Qodir Zaelani)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Dalam rangka menguatkan nasionalisme kebangsaan, Ikatan Alumni Sunan Kalijaga (Ika Suka) Provinsi Lampung menggelar diskusi bertajuk \u2018Menguatkan Nasionalisme Lewat Pendekatan Sejarah, bertempat di kediaman sekterais Ika Suka Lampung, H. Khaidir Bujung, di Perumahan Sumur Putri, Bandar Lampung, Kemarin (8\/10\/2017). Dr. Safari Daud selaku ketua panitia menyampaikan kegiatan diskusi ini merupakan representasi budaya diskusi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6266,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-6265","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6265","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6265"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6265\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6265"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6265"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6265"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}