{"id":5776,"date":"2017-08-29T00:48:07","date_gmt":"2017-08-29T00:48:07","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=5776"},"modified":"2017-08-29T00:48:07","modified_gmt":"2017-08-29T00:48:07","slug":"kmnu-unila-sukses-gelar-diskusi-dan-bedah-buku-tentang-khilafah-ala-hizbut-tahrir-indonesia-hti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=5776","title":{"rendered":"KMNU Unila Sukses Gelar Diskusi dan Bedah Buku Tentang Khilafah ala Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-5777\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/IMG_20170828_094221.jpg\" alt=\"\" width=\"4160\" height=\"3120\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung<\/strong>: Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU)\u00a0 Universitas Lampung sukses gelar Diskusi dan Bedah Buku tentang Ideologi Khilafah ala Hizbut tahrir Indonesia (HTI) di Ruang Seminar Perpustakaan Universitas Lampung lantai III,\u00a0 Senin (28\/8\/2017)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan diskusi dan bedah buku bersama Dr. Ainur Rofiq Al-Amin selaku penulis buku,\u00a0 Prof. Dr. Aom karomani, M.Si selaku Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan, M. Makmun Rasyid selaku Pembanding\/penulis buku keagamaan dan keislaman Ini di Ikuti 145 Peserta dari Universitas Lampung, Itera, UIN Raden Intan,\u00a0 Polinela, PMII Unila, beberapa dosen Unila, serta\u00a0 anggota dan pengurus KMNU Universitas Lampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adam Rouf,\u00a0 Ketua KMNU Universitas Lampung mengungkapkan acara ini agar mahasiswa lebih paham mengenai Ideologi Khilafah<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jadi kegiatan ini untuk mengenalkan ideologi HTI kepada mahasiswa sekigus pasca pembubaran hti beberapa waktu yang lalu, mengupas tentang ideologi khilafah serta bagaimana langkah khilafah masuk ke Indonesia, sehingga lebih mengenal khilafah\u00a0 yang sebenernya berdasarkan kita beragama dan bernegara&#8221; ungkapnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu juga Wakil Rektor III bagian Kemahasiswaan Unila,\u00a0 Aom karomani berharap agar mahasiswa lebih kritis didalam menanggapi ideologi yang masuk ke Indonesia<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saya harap mahasiswa itu harus selalu kritis,\u00a0 karna sekarang banyak aliran yang mempertanyakan eksistensi dasar Negara,\u00a0 padahal itu tidak harus diperdebatkan karna pancasila sudah final menjadi dasar Negara Indonesia&#8221; ungkapnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara Iwan satriawan,\u00a0 dosen fakultas hukum menambahkan agar kader PMII dan KMNU Unila selalu mencintai Dan Mempertahankan NKRI<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sikap Mahasiswa PMII dan KMNU harus sesuai dengan leluhurnya yaitu para ulama dan kyai-kyai NU. Yang mencintai dan mempertahankan NKRI sesuai dengan lagu yg dikarang oleh K. H Wahab Hasbullah Yalal Wathon&#8221; tutupnya.\u00a0 (RFz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU)\u00a0 Universitas Lampung sukses gelar Diskusi dan Bedah Buku tentang Ideologi Khilafah ala Hizbut tahrir Indonesia (HTI) di Ruang Seminar Perpustakaan Universitas Lampung lantai III,\u00a0 Senin (28\/8\/2017) Kegiatan diskusi dan bedah buku bersama Dr. Ainur Rofiq Al-Amin selaku penulis buku,\u00a0 Prof. Dr. Aom karomani, M.Si selaku Wakil Rektor III [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5777,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-5776","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5776","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5776"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5776\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5776"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5776"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5776"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}