{"id":5673,"date":"2017-08-20T11:26:32","date_gmt":"2017-08-20T11:26:32","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=5673"},"modified":"2017-08-20T11:26:32","modified_gmt":"2017-08-20T11:26:32","slug":"peringati-hut-ri-kelompok-kkn-228-gelar-gebyar-anak-soleh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=5673","title":{"rendered":"Peringati HUT RI, Kelompok KKN 228, Gelar Gebyar Anak Soleh"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-5674\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/20900649_10207429506455218_4899709385730133502_o.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pringsewu: Kelompok KKN 228 Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung di Desa Sri Rahayu mengadakan Gebyar Anak Soleh pada Selasa (15\/8\/ 2017). Kegiatan ini merupakan program kerja kelompok 228 dalam rangka memeriahkan acara HUT Republik Indonesia, Gebyar anak soleh ini terdiri dari lomba adzan, lomba hafidz Qur\u2019an dan lomba da\u2019i- da\u2019iyah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Tomy, koordinator kelompok 228, mengungkapkan kegiatan Gebyar ana<span class=\"text_exposed_show\">k soleh bertujuan untuk memberi wadah pada anak-anak Desa Sri Rahayu untuk saling berkompetisi sebagai salah satu ajang menumbuhkan pengetahuan terhadap agama sejak dini.<\/span><\/p>\n<div class=\"text_exposed_show\">\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAlhamdulillah perlombaan ini berjalan dengan lancar. Anak-anakpun sangat antusias mengikuti lomba-lomba yang sudah diadakan. Banyak penampilan dari anak-anak yang memiliki kualitas baik dan membanggakan,\u201d ujar Tomy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal senada juga diungkapkan Arin Ika Septi, bahwa kegiatan lomba keagamaan ini mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat desa. \u201cKarenanya masyarakat ingin kegiatan perlombaan ini bisa diadakan setiap tahunnya agar dapat memberikan pembelajaran dan pengalaman bagi anak-anak serta dapat memberikan motivasi bagi anak-anak desa Sri Rahayu,\u201d ujar Arin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut salah satu juri perlombaan, Muhammad Fathoni menyatakan tujuan dari perlombaan ini adalah untuk menanamkan rasa cinta pada agama. Jika sudah mencintai agama, maka akan memiliki mental yang positif. \u201cGenerasi muda anak bangsa yang agamis akan memiliki karakter dan mental yang tidak mudah goyah dan tidak mudah terprovokasi oleh kemaksiatan dan pikiran negatif,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Abdul Qodir Zaelani, M.A., Dosen Pembimbing Lapangan berharap dengan diadakannya kegiatan Gebyar anak soleh akan dapat memberikan pembelajaran, pengalaman dan menambah wawasan khususnya tentang agama, serta melatih mental anak-anak untuk dapat tampil di depan umum. (Arin Ika Septi)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pringsewu: Kelompok KKN 228 Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung di Desa Sri Rahayu mengadakan Gebyar Anak Soleh pada Selasa (15\/8\/ 2017). Kegiatan ini merupakan program kerja kelompok 228 dalam rangka memeriahkan acara HUT Republik Indonesia, Gebyar anak soleh ini terdiri dari lomba adzan, lomba hafidz Qur\u2019an dan lomba da\u2019i- da\u2019iyah. Menurut Tomy, koordinator kelompok [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5674,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-5673","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5673","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5673"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5673\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5673"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5673"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5673"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}