{"id":4870,"date":"2017-06-16T01:40:20","date_gmt":"2017-06-16T01:40:20","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=4870"},"modified":"2017-06-16T01:40:20","modified_gmt":"2017-06-16T01:40:20","slug":"160-rpk-ansor-lampung-bantu-pemerintah-stabilkan-harga-sembako","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=4870","title":{"rendered":"160 RPK Ansor Lampung, Bantu Pemerintah Stabilkan Harga Sembako"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4871\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Ketua-PW-GP-Ansor-Lampung-Hidir-Ibrahim-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"449\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> Gerakan Pemuda Ansor Lampung terus berkomitmen menunjukan kecintaan dan pengabdiannya bagi\u00a0 bangsa Indonesia. Upaya tersebut diwujudkan melalui pendirian Rumah Pangan Kita (RPK) di 15 kabupaten\/kota di daerah itu.<\/p>\n<p>\u201cSetiap Pimpinan Cabang Pemuda Ansor di kabupaten atau kota masing-masing akan memiliki 10 RPK. 10 lagi pimpinan wilayah, jadi total ada 160 RPK yang kami miliki,\u201d ujar Ketua PW GP Ansor Lampung, Hidir Ibrahim, Jumat, di Bandar Lampung (16\/6\/2017).<\/p>\n<p>RPK merupakan salah satu program Perum Bulog untuk mendistribusikan pangan dalam penugasan menjaga stabilisasi harga nasional. GP Ansor Lampung memantapkan diri mengambil RPK berbekal pengalaman penyelenggaraan pasar murah di 15 kabupaten\/kota pada Ramadhan 1438 H ini.<\/p>\n<p>\u201cSabtu 17 Juni 2017, bertempat di PW GP Ansor Lampung, Jalan Raden Gunawan II, Rajabasa, Bandar Lampung, kami akan menandatangani nota kesepahaman dengan Bulog menindaklanjuti arahan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor yang menginisiasi gerakan kewirausahaan yang Insya Allah berdampak positif bagi masyarakat,\u201d kata Hidir lagi.<\/p>\n<p>RPK Ansor di Lampung nantinya akan menyediakan komoditi seperti telur, bawang putih, terigu, gula pasir, beras dan minyak goreng dengan harga relatif lebih rendah dari umumnya.<\/p>\n<p>\u201cUpaya ini adalah keharusan dilakukan kader Ansor. Untuk menggerakkan organisasi membutuhkan kreativitas dan kemauan. Itulah jalan yang harus ditempuh setiap organisatoris,\u201d papar dia lagi.<\/p>\n<p>Ketua PC GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto menyambut baik upaya pimpinan wilayah mendorong kemandirian kader.<\/p>\n<p>\u201cIni jalan menunjukkan jati diri organisasi dengan harakah atau gerakan,bukan wacana atau sekedar omong kosong sehingga kami bisa menegaskan denganperbuatan, bahwa Ansor merupakan organisasi yang bermanfaat bagi masyarakatdengan segala kekurangannya,\u201d kata pemilik gelar adat Lampung Ratu Ulanganitu.<\/p>\n<p>Di Way Kanan, imbuh aktivis Gusdurian itu menambahkan, RPK tersebar di lima kecamatan dan beberapa kampung. Satu dikelola PAC Way Tuba, lalu PAC Negeri Besar tiga RPK. Selanjutnya di PAC Banjit, Negeri Agung dan Pakuan Ratu masing-masing dua RPK. Total sepuluh RPK.<\/p>\n<p>\u201cMelalui RPK ini, kami ingin menegaskan Ansor Untuk Masyarakat. Karena kami ialah organisasi action, bukan organisasi fashion,\u201d kata Gatot. (Syuhud Tsaqafi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Gerakan Pemuda Ansor Lampung terus berkomitmen menunjukan kecintaan dan pengabdiannya bagi\u00a0 bangsa Indonesia. Upaya tersebut diwujudkan melalui pendirian Rumah Pangan Kita (RPK) di 15 kabupaten\/kota di daerah itu. \u201cSetiap Pimpinan Cabang Pemuda Ansor di kabupaten atau kota masing-masing akan memiliki 10 RPK. 10 lagi pimpinan wilayah, jadi total ada 160 RPK yang kami [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4871,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41,45],"tags":[],"class_list":["post-4870","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world","category-ormas-dan-pesantren"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4870","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4870"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4870\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4870"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4870"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4870"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}