{"id":4481,"date":"2017-05-06T07:34:21","date_gmt":"2017-05-06T07:34:21","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=4481"},"modified":"2017-05-06T07:34:21","modified_gmt":"2017-05-06T07:34:21","slug":"gubernur-lampung-harapkan-sinergitas-mui-dan-pemerintah-terus-ditingkatkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=4481","title":{"rendered":"Gubernur Lampung Harapkan Sinergitas MUI dan Pemerintah Terus Ditingkatkan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4477 aligncenter\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/FB_IMG_1494026589378.jpg\" alt=\"\" width=\"552\" height=\"369\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bandar Lampung, Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo menjelaskan bahwa Indonesia\u00a0memiliki umat Islam terbesar dari segi kuantitas dan ini diharapkan menjadi\u00a0besar dari segi kualitas. Oleh karena itu Ia berharap Majelis Ulama\u00a0Indonesia diharapkan menjadi pemersatu bangsa dan dapat berperan dalam\u00a0membangun umat seutuhnya sehingga seluruh pembangunan memiliki nilai\u00a0religius. Hal ini tentunya menurut Gubernur Muda ini perlu langkah dan\u00a0sinkronisasi program antara jajaran pemerintah dengan para ulama.<\/p>\n<p>Harapan kebersamaan jajaran pemerintah dan para ulama untuk mejadi pilar\u00a0utama pemersatu bangsa terutama di Provinsi Lampung sehingga Lampung dapat\u00a0berkembang dengan nilai religius yang kuat ini dikatakannya ketika Membuka\u00a0Rapat Koordinasi Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Wilayah II Sumatera\u00a0Bagian Selatan Tahun 2017 di Hotel Nusantara Syariah, Bandar Lampung, Jumat\u00a0malam (5\/5\/2017).<\/p>\n<p>Lebih lanjut Ridho juga berharap dalam Rakorda dapat membahas Formula\u00a0Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sarat dengan nilai islami dan\u00a0bermanfaat untuk seluruh masyarakat sehingga dapat mengembangkan nilai\u00a0agama yang sejalan dengan kemajuan jaman.<\/p>\n<p>&#8220;Sumatera bagian selatan merupakan pintu gerbang dengan letak strategis.\u00a0Diharapkan Ulama bersama-sama dengan pemerintah dapat mempersiapkan SDM\u00a0Sumbagsel karena merupakan garda terdepan dalam persaingan di tingkat Asean\u00a0serta menyiapkan program yang terkoneksi diwilayah Sumbagsel&#8221;, harapnya.<\/p>\n<p>Sementara itu Ketua MUI Pusat Lukmanul Hakim menyampaikan masalah\u00a0perekonomian saat ini menjadi perhatian MUI Indonesia dan pihaknya\u00a0mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Lampung yang melebihi dari pertumbuhan\u00a0ekonomi nasional.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Ia menghimbau permasalahan ekonomi jangan sampai ditunggangi\u00a0oleh kepentingan-kepentingan yang dapat merusak persatuan di Indonesia.\u00a0&#8220;Masalah perekonomian menjadi perhatian oleh MUI Indonesia, karena kalau\u00a0tidak diatasi ini dapat dimanfaatkan oleh pihak lain dan islam juga\u00a0menghendaki persatuan karena islam tidak memandang perbedaan dengan lingkup\u00a0frame pancasila dan NKRI&#8221;, jelasnya pada Rakorda juga diikuti pengurus MUI\u00a0di lima provinsi, yaitu Lampung, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jambi,\u00a0dan Bengkulu. (Muhammad Faizin)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung, Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo menjelaskan bahwa Indonesia\u00a0memiliki umat Islam terbesar dari segi kuantitas dan ini diharapkan menjadi\u00a0besar dari segi kualitas. Oleh karena itu Ia berharap Majelis Ulama\u00a0Indonesia diharapkan menjadi pemersatu bangsa dan dapat berperan dalam\u00a0membangun umat seutuhnya sehingga seluruh pembangunan memiliki nilai\u00a0religius. Hal ini tentunya menurut Gubernur Muda ini perlu langkah dan\u00a0sinkronisasi program [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4477,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-4481","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4481","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4481"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4481\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4481"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4481"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4481"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}