{"id":4471,"date":"2017-05-06T07:21:45","date_gmt":"2017-05-06T07:21:45","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=4471"},"modified":"2017-05-06T07:21:45","modified_gmt":"2017-05-06T07:21:45","slug":"buka-rakorda-mui-se-sumbagsel-gubernur-lampung-serasa-berada-di-forum-internasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=4471","title":{"rendered":"Buka RAKORDA MUI Se-Sumbagsel, Gubernur Lampung Serasa Berada di Forum Internasional"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4472 aligncenter\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/FB_IMG_1494026585711.jpg\" alt=\"\" width=\"552\" height=\"369\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung<\/strong>, Mengawali sambutan saat membuka acara Rapat Koordinasi\u00a0Daerah (RAKORDA) MUI Se Sumbagsel yang dilaksanakan di Hotel Nusantara\u00a0Syariah Bandarlampung, Jumat malam (5\/4\/2017), Gubernur Lampung Ridho\u00a0Ficardho mengatakan bahwa Ia seperti berada pada sebuah acara berskala\u00a0Internasional.<\/p>\n<p>&#8220;Saya merasa berada dikegiatan internasional. MC nya pakai Bahasa Arab dan\u00a0Bahasa Inggris. Tapi saya sambutannya pakai Bahasa Indonesia saja. Yang\u00a0tidak memakai Bahasa Indonesia mohon menyesuaikan,&#8221; kata Gubernur Muda ini\u00a0disambut tawa seluruh yang hadir.<\/p>\n<p>Memang nampak rangkaian acara Rakorda yang dihadiri oleh banyak Tokoh\u00a0Lampung tersebut, menggunakan tiga bahasa yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Arab\u00a0dan Bahasa Indonesia. Adalah tiga orang pengurus MUI Provinsi Lampung yang\u00a0langsung menjadi MC (Master of Ceremony) pada kegiatan tersebut.<\/p>\n<p>Mereka adalah Muhammad Faizin, Sekretaris MUI Provinsi Lampung menggunakan\u00a0Bahasa Inggris. Ikhwan Fikri, Komisi Hubungan Internasional menggunakan\u00a0Bahasa Arab dan Eva Rodiah, Komisi Hukum dan Perundang-Undangan menggunakan\u00a0Bahasa Indonesia.<\/p>\n<p>Nampak dengan penggunaan tiga Bahasa, Pembukaan Rakorda MUI yang diikuti\u00a0oleh 5 Provinsi yaitu Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung\u00a0dan Tuan Rumah Lampung ini berlangsung cukup menarik. Saat dikonfirmasi\u00a0kesalah satu Panitia, Rudi Santoso, ide penggunaan 3 Bahasa ini merupakan\u00a0inisiatif langsung dari Ketua Umum MUI Lampung.<\/p>\n<p>Menurutnya selaku tuan rumah ajang regional ini, Ketua Umum MUI Lampung\u00a0menginginkan nuansa berbeda dan lebih berkesan dapat dirasakan oleh para\u00a0peserta dan undangan pada momen pembukaan. Selain para tokoh Lampung,\u00a0nampak hadir Ketua MUI Pusat Dr. Ir. H. Luqmanul Hakim pada Pembukaan\u00a0Rakorda yang mengangkat tema besar &#8220;Meningkatkan Peran MUI dalam\u00a0Pengembangan Ekonomi Syariah, Dakwah dan Literasi Media Guna Merespon<br \/>\nGlobalisasi&#8221;. (Muhammad Faizin)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung, Mengawali sambutan saat membuka acara Rapat Koordinasi\u00a0Daerah (RAKORDA) MUI Se Sumbagsel yang dilaksanakan di Hotel Nusantara\u00a0Syariah Bandarlampung, Jumat malam (5\/4\/2017), Gubernur Lampung Ridho\u00a0Ficardho mengatakan bahwa Ia seperti berada pada sebuah acara berskala\u00a0Internasional. &#8220;Saya merasa berada dikegiatan internasional. MC nya pakai Bahasa Arab dan\u00a0Bahasa Inggris. Tapi saya sambutannya pakai Bahasa Indonesia saja. Yang\u00a0tidak memakai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4472,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-4471","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4471","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4471"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4471\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4471"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4471"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4471"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}