{"id":4438,"date":"2017-05-05T23:37:42","date_gmt":"2017-05-05T23:37:42","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=4438"},"modified":"2017-05-05T23:37:42","modified_gmt":"2017-05-05T23:37:42","slug":"dr-h-c-h-zulkifli-hasan-s-e-m-m-agama-berbangsa-dan-nkri-tidak-perlu-dipertentangkan-tetapi-saling-melengkapi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=4438","title":{"rendered":"Dr. (H.C.)\u00a0 H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M. \u201cAgama, berbangsa dan NKRI tidak perlu dipertentangkan, tetapi saling melengkapi\u201d"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4440\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/zulkifli-a.jpg\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"640\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> Pada hari pertama Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) MUI Se-Sumatera Bagian Selatan, telah hadir Ketua MPR RI, Dr. (H.C.)\u00a0 H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M. guna untuk sosialisasi 4 Pilar MPR RI yakni Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD Negara RI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara &amp; Ketetapan MPR RI NKRI sebagai Bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Semboyan. 4 konsep dasar kebangsaan dan bernegara sangatlah penting untuk disampaikan. Apalagi jika melihat apa yang terajdi sekarang-sekarang ini. Kegiatan yang bertempat di Hotel Nusantara Syari\u2019ah,\u00a0 Bandar Lampung tersebut dihadiri oleh pengurus MUI Provisi, MUI Kabupeaten atau kota, MUI se-Sumbagsel, serta para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di provinsi Lampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u201cPancasila sebagai fundamen, filsafat pikiran yang mendalam, sebagai pandangan hidup, artinya pancasila harus menjadi sifat kita sehari-hari. Rakyatnya apalagi pemimpinnya. Kalau pancasila jadi prilaku, maka ia akan menjadi pemersatu bangsa.\u201d Ungkap Ketua MPR RI tersebut (05\/05\/2017).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beliau menjelaskan terkait sila-sila Ketuhanan yang maha esa, \u201cterdapat 4 Prinsip yang terkadung dalam\u00a0 pertama tersebut. Prinsip yang pertama, menegaskan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang ber-Tuhan dan menolak paham anti Tuhan <em>(atheisme)<\/em>. Oleh sebab itu saudara-saudara, jelas ternag benderang agama dan politik itu tidak bisa dipisahkan\u201d. Jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPrinsip yang kedua, Lanjut beliau, pada prinsipnya bangsa Indonesia wajib menyembah Tuhannya dan beribadah menurut agama dan kepercayaannya masing-masing secara leluasa, berkeadaban, dan berkeadilan. \u00a0Jadi jika orang Islam, ingin Presidennya Islam, Gubernurnya Islam, Bupatinya Islam, \u00a0anggota DPRnya Islam, itu hak saudara-saudara. Tapi kalau ada yang ingin memilih Bupatinya, Gubenurnya, Kristen, Hindu dan Budha itu hak mereka, harus saling menghormati. Ini hak mesti kita lurusakan saudara-saudara,\u00a0 diktator mayoritas tidak boleh, apalagi tirani minoritas. Kita harus menyampaikan kebenaran, disini kita berkhidmat bersama ulama\u201d. Jelas Dr. (H.C.)\u00a0 H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prinsip yang ketiga, bangsa Indonesia melaksanakan perintah agama dan kepercayaannya, masing-masing dengan tetap mengedepankan harmoni dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara. Dan prinsip yang keempat adalah bangsa Indonesia menjalankan perintah agama dan kepercayaannya masing-masing dengan cara berbudi pekerti luhur dan sikap saling menghormati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cOleh karena itu, agama, berbangsa dan NKRI tidak perlu dipertentangkan, tetapi saling melengkapi. Islam adalah sumber sistem tata nilai. Tidak mungkin dipisahkan\u201d. Pungkas beliau. (Siti Zubaidah)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Pada hari pertama Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) MUI Se-Sumatera Bagian Selatan, telah hadir Ketua MPR RI, Dr. (H.C.)\u00a0 H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M. guna untuk sosialisasi 4 Pilar MPR RI yakni Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD Negara RI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara &amp; Ketetapan MPR RI NKRI sebagai Bentuk Negara, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4440,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-4438","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4438","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4438"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4438\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4438"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4438"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4438"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}