{"id":4225,"date":"2017-04-08T13:36:08","date_gmt":"2017-04-08T13:36:08","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=4225"},"modified":"2017-04-08T13:36:08","modified_gmt":"2017-04-08T13:36:08","slug":"meneguhkan-komitmen-pmii-pc-pmii-bandar-lampung-follow-up-pkd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=4225","title":{"rendered":"Meneguhkan Komitmen PMII, PC PMII Bandar Lampung Follow Up PKD"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4226 aligncenter\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/IMG-20170407-WA0001-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> Pelatihan Kader Dasar (PKD) merupakan pengkaderan formal tingkat kedua setelah Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). PKD merupakan proses seorang anggota untuk menjadi kader yang diharapkan akan memegang peranan penting dalam sebuah organisasi dengan pokok pangkal suatu aturan atau ajaran organisasinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bandar Lampung melaksanakan FOLLOW up PKD PMII untuk yang kedua kalinya di Kampus Universitas Lampung\u00a0(Unila), Jl. ZA Pagar Alam Kec. Gedung Meneng, Bandar Lampung, Jumat (7\/3\/2017).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yogi Saputra PJ Koordinator Kaderisasi mengatakan, follow up PKD PMII merupakan kegiatan kaderisasi informal setelah PKD PMII.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTujuannya untuk meneguhkan komitmen PMII sebagai organisasi gerakan serta untuk membangun kesinambungan antar kader dan tetap berjalan sebagaimana kesepakatan dalam pembahasan follow up PKD PMII tersebut,\u201d kata Yogi Saputra.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSelain itu, juga sebagai media untuk melakukan pendalaman materi dan mempraktekkan materi-materi yang didapatkan selama pelatihan,\u201d tutur Yogi Saputra.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara Safriandi Wakil Ketua 1 PC PMII Bandar Lampung mengatakan follow up PKD PMII itu sendiri dibagi dalam lima komisariat yang berada di wilayah koordinasi PC PMII Bandar Lampung tersebut. Yakni, Komisariat Raden Intan Lampung, Komisariat Universitas Lampung, Komisariat UBL, Komisariat Darma Jaya dan Komisariat STKIP PGRI Bandar Lampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTujuan dilaksanakannya follow up PKD PMII\u00a0 ini adalah untuk membina kader-kader baru. Hal ini juga terkait pengetahuan khusus yang masih belum tersampaikan saat dipelaksanaan PKD dan materi-materi PKD,\u201d ujar Safriandi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Follow up itu sendiri adalah sebuah kegiatan yang dilaksanakan dalam beberapa rentang waktu dan itu dilakukan dalam rangka membimbing kader-kader baru dalam pemahaman berorganisasi. Dengan target peserta adalah kader-kader baru yang telah mengikuti PKD.\u00a0(Fandri)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Pelatihan Kader Dasar (PKD) merupakan pengkaderan formal tingkat kedua setelah Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). PKD merupakan proses seorang anggota untuk menjadi kader yang diharapkan akan memegang peranan penting dalam sebuah organisasi dengan pokok pangkal suatu aturan atau ajaran organisasinya. Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4226,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-4225","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4225","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4225"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4225\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4225"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4225"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4225"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}