{"id":4173,"date":"2017-03-29T12:57:27","date_gmt":"2017-03-29T12:57:27","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=4173"},"modified":"2017-03-29T12:57:27","modified_gmt":"2017-03-29T12:57:27","slug":"film-pendek-pesantren-nurul-huda-bawa-nama-harum-pringsewu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=4173","title":{"rendered":"Film Pendek Pesantren Nurul Huda Bawa Nama Harum Pringsewu"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4174 aligncenter\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/FB_IMG_1490658286103-1.jpg\" alt=\"\" width=\"540\" height=\"390\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pringsewu:<\/strong> Setelah melalui penjurian yang ketat oleh Panitia Lomba Film\u00a0Pendek Islami tingkat Pesantren se-Indonesia akhirnya Film berjudul &#8220;Alif&#8221;\u00a0karya para santri ma&#8217;had Nurul Huda Pringsewu berhasil mengangkat nama\u00a0harum Kabupaten Pringsewu di level Nasional.<\/p>\n<p>Festival Film Santri 2017 yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia\u00a0(MUI) ini diikuti oleh 118 film pendek dari berbagai pesantren dari seluruh\u00a0penjuru Indonesia, antara lain Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi,\u00a0dan Nusa Tenggara.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah Pesantren Nurul Huda Pringsewu mendapatkan juara terbaik ke\u00a0III dan dapat mengalahkan 115 film santri yang lain semoga kedepan akan\u00a0mendapatkan prestasi yang lebih baik,&#8221; ungkap Pengasuh Pesantren setempat\u00a0KH. Fuad Abdillah, Sabtu (27\/3\/2017).<\/p>\n<p>Ungkapan selamat dan kebahagiaanpun terus mengalir dari masyarakat\u00a0Kabupaten Pringsewu khususnya dari Keluarga Besar dan Alumni Pondok\u00a0Pesantren yang didirikan oleh Ulama Kharismatik Pringsewu Almarhum KH\u00a0Abdullah Sayuti.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah Film Alif garapan Anak Santri Pondok Pesantren Nurul Huda\u00a0Pringsewu Lampung binanan Rubal Alfa&#8217;s Production mendapatkan Juara III\u00a0Nasional. Semoga kedepanya bisa lebih baik lagi. Amin,&#8221; tulis Akun Facebook\u00a0Yayasan Nurul Huda, Sabtu (27\/3\/2017).<\/p>\n<p>Pengumuman dan penganugerahan apresiasi tersebut\u00a0 dilaksanakan di\u00a0Auditorium KH M Rasjidi, Kementerian Agama RI Jl MH Thamrin, Jakarta dan\u00a0dihadiri langsung oleh Ketua Umum MUI KH. Ma&#8217;ruf Amin.<\/p>\n<p>Panitia lomba film pendek mengundang 10 nominator terbaik pada malam\u00a0penganugerahan film santri yang memperlombakan 3 kategori yaitu Film\u00a0terbaik, Sutradara Terbaik dan Penulis Skenario Terbaik.<\/p>\n<p>Film &#8220;Alif&#8221; karya santri Nurul Huda Pringsewu mendapat raihan juara III\u00a0yang diberikan oleh para juri yang melibatkan juri-juri ternama seperti\u00a0Habiburrahman El Shirazy, Dani Sapawie, dan Embie C Noor. (Muhammad Faizin)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pringsewu: Setelah melalui penjurian yang ketat oleh Panitia Lomba Film\u00a0Pendek Islami tingkat Pesantren se-Indonesia akhirnya Film berjudul &#8220;Alif&#8221;\u00a0karya para santri ma&#8217;had Nurul Huda Pringsewu berhasil mengangkat nama\u00a0harum Kabupaten Pringsewu di level Nasional. Festival Film Santri 2017 yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia\u00a0(MUI) ini diikuti oleh 118 film pendek dari berbagai pesantren dari seluruh\u00a0penjuru Indonesia, antara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4174,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-4173","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4173","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4173"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4173\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4173"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4173"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4173"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}