{"id":4045,"date":"2017-03-17T14:48:53","date_gmt":"2017-03-17T14:48:53","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=4045"},"modified":"2017-03-17T14:48:53","modified_gmt":"2017-03-17T14:48:53","slug":"ketua-umum-mui-lampung-kenang-kejenakaan-kiai-hasyim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=4045","title":{"rendered":"Ketua Umum MUI Lampung Kenang Kejenakaan Kiai Hasyim"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4046\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/IMG-20170316-WA0057.jpg\" alt=\"\" width=\"1032\" height=\"581\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pringsewu:<\/strong> Kamis Pagi (16\/3) pukul 06.15 WIB Ulama Kharismatik Nahdlatul\u00a0Ulama pulang Ke Rahmatullah. KH. Hasyim Muzadi, Ketua PBNU periode\u00a01999-2009 dipanggil Allah SWT setelah beberapa kali dirawat dirumah sakit\u00a0pada usia 72 tahun.<!--more--><\/p>\n<p>Sosok pendiri International Conference of Islamic Scholars (ICIS) ini\u00a0merupakan Ulama yang kiprahnya sudah mendunia. Keuletan dan komitmennya\u00a0dalam menyebarkan Islam rahmatan lil alamin sudah diakui oleh dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kesan inilah yang dirasakan oleh Ketua MUI Provinsi Lampung KH. Khairuddin\u00a0Tahmid\u00a0 pernah mendampingi lawatan Kiai Hasyim ke luar negeri dalam rangka\u00a0syiar Islam.<\/p>\n<p>&#8220;Saya tidak hanya kenal, bahkan memiliki hubungan dekat. Saya pernah diberi\u00a0kesempatan untuk mendampingi beliau ke Negri China selama 8 hari pada 4-12\u00a0Juni 2007 untuk melakukan muhibbah, dan menyebarkan paham Islam rahmatan\u00a0lil alamin pada komunitas muslim di negri tirai bambu itu,&#8221; Kata Kiai\u00a0Khairuddin yang saat itu menjadi Ketua PWNU Provinsi Lampung periode\u00a02002-2007.<\/p>\n<p>Menurutnya, Kiyai Hasyim muzadi adalah sosok yang populer dan populis. Ia\u00a0adalah seorang agamawan dan sekaligus negarawan.\u00a0 &#8220;Wawasan beliau sangat\u00a0luas, tidak hanya dalam bidang agama, tetapi juga sangat mendalam\u00a0pengatahuannya tentang politik, hukum, budaya dan sejarah,&#8221; tegasnya, Kamis\u00a0siang (16\/3).<\/p>\n<p>Selain sebagai seorang ulama kharismatik tambahnya, Kiyai Hasyim juga\u00a0merupakan seorang kiai yang sangat jenaka. &#8220;Saya ingat betul kumpulan\u00a0kejenakaan beliau dirangkum dalam sebuah buku,&#8221; jelas Kiai Khairuddin yang\u00a0juga memiliki selera humor yang tinggi ini.<\/p>\n<p>Pemikiran Kiai Hasyim menurutnya sangat orisinil dan visioner jauh kedepan.\u00a0&#8220;Sering beliau mengatakan, orang zaman dulu itu, kalau ngomong sesuatu yang\u00a0berat, yang rumit, bisa dibicarakan dengan cara yang mudah. Sementara orang\u00a0zaman sekarang, ngomong hal mudah, tapi dibicarakan dengan cara yang sulit\u00a0dan ruwet. Menurut mereka semakin rumit ngomongnya semakin ilmiah,&#8221; kata\u00a0Kiai Khairuddin diiringi senyum khasnya.<\/p>\n<p>Kiai Khairuddin berharap ummat Islam khususnya warga NU mampu meneladani\u00a0kiprah dan kepribadiannya. &#8220;Kami warga NU bangga punya tokoh panutan\u00a0seperti beliau. Kami sangat terkesan dg kesantunan dan kearifan beliau.\u00a0Kami butuh tokoh seperti beliau. Selamat pak kiyai Hasyim semoga Allah SWT\u00a0memberi tempat yang mulya, amin,&#8221; pungkasnya. (Muhammad Faizin)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pringsewu: Kamis Pagi (16\/3) pukul 06.15 WIB Ulama Kharismatik Nahdlatul\u00a0Ulama pulang Ke Rahmatullah. KH. Hasyim Muzadi, Ketua PBNU periode\u00a01999-2009 dipanggil Allah SWT setelah beberapa kali dirawat dirumah sakit\u00a0pada usia 72 tahun.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4046,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41,45],"tags":[],"class_list":["post-4045","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world","category-ormas-dan-pesantren"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4045","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4045"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4045\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4045"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4045"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4045"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}