{"id":4008,"date":"2017-03-14T23:28:07","date_gmt":"2017-03-14T23:28:07","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=4008"},"modified":"2017-03-14T23:28:07","modified_gmt":"2017-03-14T23:28:07","slug":"berantas-keracunan-teknologi-bahtsul-masail-bisa-jadi-solusi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=4008","title":{"rendered":"Berantas Keracunan Teknologi, Bahtsul Masail Bisa Jadi Solusi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4009\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/20170312_113003-1.jpg\" alt=\"\" width=\"2082\" height=\"1286\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pesawaran:<\/strong> Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Lampung, Ahad (12\/3\/2017) Menggelar\u00a0kegiatan Bahtsul Masail di Aula Pondok Pesantren Al Hidayat Gerning\u00a0Pesawaran. Kegiatan rutin 3 bulanan ini diikuti oleh seluruh Pengurus LBM\u00a0dan dari unsur Pondok Pesantren Se Provinsi Lampung.<\/p>\n<p>Ketua LBM Lampung KH. Munawir mengatakan bahwa keberadaan Lembaga Bahtsul\u00a0Masail sangat vital dalam memberikan solusi atas permasalahan diniyah yang\u00a0dihadapi oleh masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Ditengah pergeseran nilai dimasyarakat akibat perkembangan teknologi, LBM\u00a0harus hadir memberikan pencerahan komprehensif kepada masyarakat tentang\u00a0hukum-hukum Islam,&#8221; katanya saat pembukaan kegiatan yang dihadiri oleh para\u00a0Kiai dan Pengurus PWNU Provinsi Lampung tersebut.<\/p>\n<p>Ia mengingatkan kepada seluruh peserta Bahtsul Masail untuk menjaga jangan\u00a0sampai masyarakat teracuni oleh perkembangan teknologi dengan hanya\u00a0menanyakan masalah diniyah melalui internet.<\/p>\n<p>&#8220;LBM harus berperan menjaga aqidah dan memberikan pencerahan kepada\u00a0masyarakat agar mereka menanyakan masalah kepada sumber yang benar. Jangan\u00a0sampai masyarakat lebih percaya kepada mbah google,&#8221; kata Kiai muda yang\u00a0juga Ketua Komisi Fatwa MUI Provinsi Lampung.<\/p>\n<p>Menurutnya ditengah banyaknya berita hoax yang sering muncul di internet\u00a0khususnya di media sosial, LBM harus berperan memberikan penjelasan untuk\u00a0meluruskan pemahaman masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Harus ada upaya menangkal hoax dengan memberikan konten-konten penangkal.\u00a0Sekarang ini banyak masyarakat yang dengan gampangnya membagi-bagi berita\u00a0yang tidak jelas. Insyaallah kalau kalau dari LBM jelas,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Senada dengan Gus Nawir, begitu Ia disapa, Ketua PWNU Provinsi Lampung KH.\u00a0Soleh Bajuri berharap LBM tidak hanya membahas seputar masalah diniyah\u00a0namun lebih dari itu permasalahan yang muncul akibat perkembangan zaman dan\u00a0teknologi juga harus menjadi perhatian khusus. &#8220;Google hanya menjadi sarana\u00a0pencarian sumber. Dan perlu dikaji lagi sumber yang sudah ditemukan melalui\u00a0bahtsul masail,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Materi yang diangkat dalam bahtsul Masail tersebut diantaranya mengenai\u00a0hukum talak dengan menggunakan tulisan dan hukum seorang santri putri\u00a0mengikuti kegiatan diluar daerah baik bersama pengurus atau teman sesama\u00a0santri. (Muhammad Faizin)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pesawaran: Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Lampung, Ahad (12\/3\/2017) Menggelar\u00a0kegiatan Bahtsul Masail di Aula Pondok Pesantren Al Hidayat Gerning\u00a0Pesawaran. Kegiatan rutin 3 bulanan ini diikuti oleh seluruh Pengurus LBM\u00a0dan dari unsur Pondok Pesantren Se Provinsi Lampung. Ketua LBM Lampung KH. Munawir mengatakan bahwa keberadaan Lembaga Bahtsul\u00a0Masail sangat vital dalam memberikan solusi atas permasalahan diniyah yang\u00a0dihadapi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4009,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41,45],"tags":[],"class_list":["post-4008","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world","category-ormas-dan-pesantren"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4008","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4008"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4008\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4008"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4008"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4008"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}