{"id":2943,"date":"2016-12-20T03:59:15","date_gmt":"2016-12-20T03:59:15","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=2943"},"modified":"2016-12-20T03:59:15","modified_gmt":"2016-12-20T03:59:15","slug":"komunitas-gerakan-seribu-jumat-gelar-program-perdana-waqaf-al-quran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=2943","title":{"rendered":"Komunitas Gerakan Seribu Jumat Gelar Program Perdana Waqaf al-Qur\u2019an"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2944\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/gerakan-1000-wakaf.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"720\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung :<\/strong> Komunitas Gerakan Seribu Jumat menggelar acara waqaf al-Qur\u2019an yang merupakan program perdana dengan tema <em>\u201cMelalui Waqaf <\/em><em>al-Qur\u2019an Mari Kita Wujudkan Generasi Yang Cinta <\/em><em>dan Amal Al-Qur\u2019an\u201d<\/em><em>,<\/em> Minggu, (18-12-2016) bertempat di Pondok Pesantren al-Fateh Waydadi, Sukarame Bandar Lampung.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Acara ini dihadiri oleh seluruh santriwan dan santriwati Pondok Pesantren al-Fateh, tamu undangan dari Komunitas Peduli Sosial Metro dan Kami Peduli Metro, pimpinan Pondok Pesantren K.H. Hasyim Sobri, dan masyarakat sekitar<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sambutannya, Ketua Gerakan Seribu Jumat, Hendrawan menyampaikan bahwa acara ini merupakan salah satu program komunitas selain dari sedekah mingguan. \u201cPondok Pesantren al-Fateh menjadi pondok penghafal al-Quran perdana yang menerima waqaf al-Quran Kudus yang jumlahnya kurang lebih 100 buah dengan tambahan al-Quran lain yang mudah-mudahan bermanfaat untuk para santri dan santriwati,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">K.H. Hasyim Sobri selaku pimpinan Pondok Pesantren al-Fateh menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komunitas Gerakan Seribu Jumat yang sudah bersusah payah mengadakan kegiatan ini dan Pondok Pesantren al-Fateh menjadi penerima waqaf perdana. \u00a0\u201cKami bersyukur dengan adanya program ini, karena santri di sini sebetulnya memang membutuhkan banyak al-Qur\u2019an, mengingat ponpes ini fokusnya menghafal al-Qur\u2019an. Mudah-mudahan program ini terus berjalan sampai 1000 al-Quran dan 1000 minggu ke depan sesuai dengan nama komunitas 1000 Jumat, aamiin,\u201d ujar K.H. Hasyim Sobri<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Acara inti diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh K.H. Hasyim Sobri. Dalam tausiyahnya beliau mengutip manfaat sedekah dan manfaat menghafal serta mengamalkan al-Qur\u2019an dalam kehidupan sehari-hari maupun berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyerahan waqaf al-Qur\u2019an yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua Gerakan Seribu Jumat kepada pimpinan Pondok Pesantren al-Fateh dan ditutup dengan do\u2019a serta diakhiri dengan sambung ayat dan hafalan surah para santri yang dimeriahkan dengan pembagian doorprize oleh panitia Seribu Jum\u2019at\u00a0 (Thiara Pareza\/ Abdul Qodir Zaelani)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung : Komunitas Gerakan Seribu Jumat menggelar acara waqaf al-Qur\u2019an yang merupakan program perdana dengan tema \u201cMelalui Waqaf al-Qur\u2019an Mari Kita Wujudkan Generasi Yang Cinta dan Amal Al-Qur\u2019an\u201d, Minggu, (18-12-2016) bertempat di Pondok Pesantren al-Fateh Waydadi, Sukarame Bandar Lampung.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2944,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-2943","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2943","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2943"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2943\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2943"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2943"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2943"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}