{"id":2868,"date":"2016-12-14T00:51:43","date_gmt":"2016-12-14T00:51:43","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=2868"},"modified":"2016-12-14T00:51:43","modified_gmt":"2016-12-14T00:51:43","slug":"walikota-bandar-lampung-buka-fas-ldii-bandar-lampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=2868","title":{"rendered":"Walikota Bandar Lampung Buka FAS LDII Bandar Lampung"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2869\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Foto-bersama-FAS-LDII-Bandar-Lampung-1.jpg\" alt=\"\" width=\"2400\" height=\"1600\" \/><strong>Bandar Lampung<\/strong>: Walikota Bandar Lampung H. Herman HN membuka secara resmi Festival Anak Sholih (FAS) LDII Bandar Lampung. Bersamaan dengan tujuan pencapaian FAS yang menginginkan terwujdnya generasi professional religus, dilaksanakan pula Launching Gerakan Menghormati Guru yang merupakan amanat Munas ke-8 LDII, Senin (12\/12\/2016)<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIni saya sangat setuju, saya akan contoh juga gerakan ini. Berbeda dengan dulu, sekarang ini anaknya di jewer sedikit saja Ibu-ibu sudah melaporkan ke Polda. Mendidik itu bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, yang penting tujuannya karena ingin mendidik agar lebih baik,\u201d ujar Herman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pria kelahiran Menggala \u00adini juga mengapresiasi atas aktifnya gerakan pramuka dan pengajian di LDII. \u201cSelamat juga untuk pramuka SAKO SPN yang aktif mengembangkan bagaimana anak-anak tumbuh trampil. Berkaitan dengan gerakan menghormati guru, saya tidak malu-malu mencontohnya. Saya akan buat spanduk gerakan menghormati guru. Terlebih lagi bapak Presiden mendukung gerakan ini ketika Munas,\u201d ucap alumnus UBL ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Herman juga dalam kesempatan ini mengajak para pemuda LDII untuk terus berkarya. \u201cMari berkarya, apa karya kita. Kita pasarkan, buat makanan halal yang baik, untuk meningkatkan ekonomi pribadi, keluarga dan masyarakat,\u201d ujar Herman menanggapi karakter kemandirian yang menjadi tujuan pelaksanaan FAS kali ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Ketua LDII Bandar Lampung, Ir. H. Yaumil Khair menegaskan bahwa LDII saat ini memiliki tiga program besar dari hasil Munas ke-8 LDII. \u201cAda gerakan menghormat guru sebagai implementasi peningkatan kualitas SDM, kemampuan pendayagunaan teknologi digital dan pengembangan ekonomi syariah untuk pembangunan Indonesia berkelanjutan,\u201d ujar Yaumil Khair.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelaksanaan FAS yang dikomandoi oleh Suswato, S.Ag, M.Pd.I ini melombakan beberapa kategori.\u00a0 \u201cDiantaranya tahfidzul Quran, baca tulis pegon, hafalan doa, kaligrafi, dakwah, kembangan ASAD, cerdas cermat, adzan, tafsir Quran, ketertiban sholat, qiroatul Quran, dan mewarnai,\u201d ujar Suswanto.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan hasil kerjasama Sakocab SAKO SPN Bandar Lampung dan PPG LDII Bandar Lampung ini dihadiri pula oleh Kaban Kesbangpol Bandar Lampung, Camat Tanjung Senang, Ibu Lurah Labuhan Dalam, Dewan Penasihat DPW LDII Provinsi Lampung H. Narso dan Ir. H. Kusnardi, Ketua DPW LDII Provinsi Lampung dr. H. Aditya, M.Biomed, dan Pinsako SPN Lampung Drs. H. Heri Sensustadi, tokoh agama, alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta para orang tua\/wali murid (Frediansyah Firdaus\/LINES Lampung). (Milla Vanalita)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Walikota Bandar Lampung H. Herman HN membuka secara resmi Festival Anak Sholih (FAS) LDII Bandar Lampung. Bersamaan dengan tujuan pencapaian FAS yang menginginkan terwujdnya generasi professional religus, dilaksanakan pula Launching Gerakan Menghormati Guru yang merupakan amanat Munas ke-8 LDII, Senin (12\/12\/2016)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2869,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-2868","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2868","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2868"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2868\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2868"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2868"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2868"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}