{"id":2663,"date":"2016-11-30T00:52:18","date_gmt":"2016-11-30T00:52:18","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=2663"},"modified":"2016-11-30T00:52:18","modified_gmt":"2016-11-30T00:52:18","slug":"prof-prof-dr-ir-muhajir-utomo-m-sc-patri-lampung-telah-terbukti-melahirkan-banyak-orang-sukses","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=2663","title":{"rendered":"Prof. Dr. Ir. Muhajir Utomo, M.Sc.: \u201cPATRI Lampung Telah Terbukti Melahirkan Banyak Orang Sukses\u201d"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2664 aligncenter\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/Muhajir-Utomo-SIP.jpg\" alt=\"muhajir-utomo-sip\" width=\"320\" height=\"206\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bandar Lampung: Penasehat Pusat DPP PATRI (Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia),<!--more--> Prof. Dr. Ir. Muhajir Utomo, M.Sc., mewakili ketua DPP PATRI, Dr. Sugiarto Sumas, menghadiri MUSDA PATRI III tahun 2016, Sabtu (26\/11\/2016).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sambutannya, Prof Prof. Dr. Ir. Muhajir Utomo, M.Sc., mengatakan PATRI Provinsi Lampung bisa menjadi panutan bagi\u00a0 PATRI dari Provinsi lain. \u201cOrang akan banyak mengenal para transmigran ya di Lampung ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga menjelaskan bahwa Lampung dijadikan sebagai tujuan utama transmigrasi pada masa penjajahan Belanda. Transmigrasi pada waktu itu\u00a0 disebut dengan kolonisasi, tepatnya pada tahun 1905.\u00a0 Setelah kemerdekaan, transmigrasi pertama yang terjadi dan yang menjadi daerah tujuan adalah Lampung, yaitu terjadi pada \u00a0tahun 1950. Inilah pada akhirnya pada tanggal 16 Februari 2004, PATRI ini didirikan dan para pendirinya sebagian besar berasal dari orang-orang transmigran yang ada di Provinsi Lampung. \u201cKalau kita bericara PATRI, pasti kita akan ngomongin orang Lampung,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menyampaikan saat ini PATRI sudah mempunyai 25 DPD (Dewan Pengurus Daerah) \u00a0dan 90 DPC (Dewan Pengurus Cabang) yang tersebar di seluruh provinsi dan kabupaten yang ada di Indonesia. PATRI Lampung telah terbukti melahirkan banyak orang-orang sukses, baik sebagai pengusaha, anggota legislatif, profesor, rektor, dan lain seperti Prof. Dr. H. Moh Mukri, M.Ag., yang menjadi rektor IAIN (Institut Agama Islam Negeri)\u00a0 Raden Intan Lampung yang sudah dua periode.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita harus bangga dengan PATRI, karena PATRI menjadi wadah yang telah melahirkan banyak kader bangsa yang telah memberikan kontribusi kepada negara. Kalo kita ukur dari segi kualitas, maupun kuantitas, PATRI yang ada di provinsi lain masih kalah dengan PATRI yang ada di Lampung,\u201d paparnya. Ia menegaskan bahwa PATRI Provinsi Lampung menjadi perhatian bagi seluruh PATRI yang ada di Indonesia. (Dewi Yulianti)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Penasehat Pusat DPP PATRI (Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia),<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2664,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-2663","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2663","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2663"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2663\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2663"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2663"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2663"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}