{"id":2081,"date":"2016-09-22T07:48:44","date_gmt":"2016-09-22T07:48:44","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=2081"},"modified":"2016-09-22T07:48:44","modified_gmt":"2016-09-22T07:48:44","slug":"bank-indonesia-himbau-masyarakat-waspada-penipuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=2081","title":{"rendered":"Bank Indonesia Himbau Masyarakat Waspada Penipuan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2082 aligncenter\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/bank-indonesia-provinsi-lampung.jpg\" alt=\"bank-indonesia-provinsi-lampung\" width=\"620\" height=\"343\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> Bank Indonesia menghimbau masyarakat untuk berwaspada terhadap penipuan<!--more--> yang sedang marak di provinsi Lampung. \u201cBaru-baru ini ada modus penipuan terbaru yang bisa membayar hutang bagi siapa saja yang tidak bisa melunasi hutang di perbankan. Intinya, tidak perlu membayar hutang. Hutang\u00a0 sudah lunas hanya dengan membayar 300 ribu untuk menjadi anggota atau kalau tidak menjadi anggota cukup mengumpulkan data diri,\u201d ungkap Direktur Bank Indonesia wilayah Lampung, Arif Hartawan, pada saat berkunjung ke kantor MUI Lampung pada Rabu (22\/9\/2016).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Arif Hartawan, modus penipuan ini sudah merambah ke Lampung khususnya daerah Tulang Bawang Barat dan Lampung Timur.\u201d Sebelum merambah ke Lampung, modus penipuan ini sudah ada di Cirebon, kemudian ke Bangka Belitung. Dan sekarang, setelah di Lampung yang beberapa waktu lalu pihak Bank Indonesia konferensi pers, yang menyatakan pelunasan hutang dari organisasi tertentu merupakan modus penipuan, sekarang sedang merambah\u00a0 ke daerah Sulawesi,\u201d ujar Arif Hartawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Arif Hartawan menyatakan modus penipuan ini yang menjadi target mereka adalah orang-orang kampung, yang kurang mengikuti perkembangan informasi. Masyarakat yang kurang membaca berita melalui koran dan televisi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMemang yang disasar adalah masyarakat awam yang tidak mengikuti perkembangan melalui media massa dan elektronik. Mereka menyatakan bahwa hutang-hutang masyarakat Indonesia sudah terlunasi, karena mereka mengklaim sudah memiliki dana sebesar 4.500 trilyun. Karena itu, kami berpesan kepada media, untuk tidak mengekpos berita yang tidak benar, karena bisa mempengaruhi masyarakat luas. Sebab informasi adanya pelunasan hutang dari organisasi tertentu kami dapat dari media lokal Lampung\u201d pungkas\u00a0 Direktur Bank Indonesia wilayah Lampung yang pernah mengenyam pendidikan di Universitas Lampung. (Abdul Qodir Zaelani)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Bank Indonesia menghimbau masyarakat untuk berwaspada terhadap penipuan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2082,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-2081","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2081","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2081"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2081\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2081"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2081"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2081"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}