{"id":1997,"date":"2016-09-14T14:24:24","date_gmt":"2016-09-14T14:24:24","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=1997"},"modified":"2016-09-14T14:24:24","modified_gmt":"2016-09-14T14:24:24","slug":"ketua-umum-mui-lampung-kukuhkan-mui-lampung-selatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=1997","title":{"rendered":"Ketua Umum MUI Lampung Kukuhkan MUI Lampung Selatan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1998\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/IMG-20160914-WA0038.jpg\" alt=\"img-20160914-wa0038\" width=\"1280\" height=\"960\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kalianda; <\/strong>Ketua Umum MUI Provinsi Lampung Dr. KH. Khairuddin Tahmid, MH<!--more--> mengukuhkan Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Lampung Selatan masa khidmat 2016-2021, Rabu (14\/9\/2016) bertempat di Aula Rajabasa Kantor Bupati Lampung Selatan di Kalianda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus MUI Lampung Selatan,\u00a0 mengambil tema \u201cKita Pererat Sinergitas Ulama dan Umara untuk membangun Lampung Selatan yang lebih maju dan sejahtera\u201d dihadiri Bupati Lampung Selatan Dr. H. Zainudin Hasan, SH, M.Hum, Sekdakab dan jajaran Forkompida Lampung Selatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Umum MUI Lampung dalam sambutannya mengatakan, \u201cUlama sebagai stabilisator, pelayan umat, dan memberikan pencerahan bagi semuanya, termasuk kepada pemerintah. Diminta maupun tidak diminta, ulama harus memberikan pelayanan kepada umat\u201d. Ujar kiai Khairuddin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kiai Khairuddin Tahmid yang juga Wakil Dekan I Fakultas Syariah IAIN Raden Intan Lampung ini mengatakan, sekalipun MUI Provinsi Lampung baru dikukuhkan MUI Pusat tanggal 3 Agustus 2016 lalu, sudah banyak yang diperbuat, terutama kepercayaan dari masyarakat luas, \u201cBaru sebulan lebih MUI Lampung dikukuhkan, namun banyak pihak yang sudah ingin bekerjasama dengan MUI Lampung, seperti Kejaksaan Tinggi Lampung, BNN, OJK, Asbesindo, Bank Indonesia, Komisi Penyiaran Indonesia dan beberpa lembaga lain\u201d tambah Mubaligh kondang ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada bagian lain sambutan Ketua Umum MUI Lampung memperkenalkan website milik MUI Lampung, \u201cMUI Lampung saat ini telah memiliki Media Online <a href=\"http:\/\/www.mui-lampung.or.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">www.mui-lampung.or.id<\/a> , hingga saat ini sudah 35.000 lebih pengunjungnya, hampir setiap harinya 500 lebih pengunjung, menggunakan 9 bahasa dunia, termasuk bahasa Inggris, Arab, Korea dan China\u201d, terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bupati Lampung Selatan Dr. H. Zainuddin Hasan, SH, M.Hum menyampaikan selamat kepada pengurus MUI Lampung Selatan yang baru saja dikukuhkan oleh MUI Propinsi Lampung. Selanjutnya Bupati berpesan, \u201cpengurus MUI Lampung Selatan yang baru dalam\u00a0 melaksanakan program kerjanya bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, tahun 2017 nanti Lampung Selatan akan membuat program Ustadz dan Imam-imam masjud ditempatkan diseluruh desa dan akan diberi kesejahteraan atau semacam honor\u201d kata bupati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1999\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/IMG-20160914-WA0039.jpg\" alt=\"img-20160914-wa0039\" width=\"1280\" height=\"960\" \/>MUI Lampung Selatan masa hidmat 2016-2021 sebagai Ketua Umum KH. Hamim Fadhil, dan Sekretaris Umum H. Nur Mahfud Attijani, di dampingi 16 pengurus harian lainnya. Serta dibantu 11 komisi yang jumlah pengurusnya ada 49 orang, terdiri dari unsur ormas Islam, Pimpinan Pondok Pesantren dan Cendekiawan Muslim. <strong>(Maskut Candranegara)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalianda; Ketua Umum MUI Provinsi Lampung Dr. KH. Khairuddin Tahmid, MH<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1998,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-1997","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1997","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1997"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1997\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1997"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1997"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1997"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}