{"id":19279,"date":"2025-10-30T00:02:43","date_gmt":"2025-10-30T00:02:43","guid":{"rendered":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=19279"},"modified":"2025-10-30T00:02:43","modified_gmt":"2025-10-30T00:02:43","slug":"fakultas-syariah-uin-ril-gelar-seminar-internasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=19279","title":{"rendered":"Fakultas Syariah UIN RIL Gelar Seminar Internasional"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Bandar Lampung, <strong>MUI Lampung Digital<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan wawasan keilmuan Islam yang berdaya saing global dengan menyelenggarakan <em>International Seminar<\/em> bertajuk <em>\u201cIslam, Law, and the Transformation of Civilization.\u201d<\/em> Kegiatan akademik bergengsi ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi, baik dari dalam maupun luar negeri. Rabu (29\/10\/2025)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seminar internasional tersebut menghadirkan para narasumber lintas negara, yaitu Prof. Abd Al-Rahman Al-Kilani, Dekan Fakultas Syariah University of Jordan; Dr. Bandit Aroman, dosen Department of Liberal Arts KRIRK University, Bangkok, dan Dr. Efa Rodiah Nur, M.H., Dekan Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung, Indonesia. Acara ini dimoderatori oleh Dr. Iskandar Syukur, M.A., dosen Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dr. Khoiruddin, M.S.I., Ketua Pelaksana, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seminar internasional tersebut dengan baik. Ia menjelaskan bahwa tema yang diangkat merupakan refleksi penting atas peran hukum Islam dalam membentuk dan mentransformasi peradaban manusia sepanjang sejarah. Menurutnya, Islam dan hukum memiliki hubungan yang sangat erat dalam membangun tatanan sosial yang berkeadilan dan berkeadaban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMelalui kegiatan ini, kita ingin mengajak seluruh peserta untuk merenungkan kembali bagaimana nilai-nilai hukum Islam berperan dalam membentuk wajah peradaban dunia, sekaligus menjadi pedoman moral dalam kehidupan modern,\u201d ujar Dr. Khoiruddin. Ia menambahkan bahwa kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi lintas budaya dan keilmuan. \u201cHukum Islam adalah bagian dari upaya universal untuk menegakkan keadilan dan kesejahteraan umat manusia,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas, fakultas, para narasumber, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras mewujudkan seminar internasional ini. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat jejaring akademik internasional dan melahirkan ide-ide baru dalam pengembangan keilmuan syariah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Dr. Efa Rodiah Nur, M.H., Dekan Fakultas Syariah, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari visi Fakultas Syariah untuk menjadi pusat keilmuan Islam yang terbuka terhadap perkembangan global tanpa kehilangan akar spiritualitasnya. Menurutnya, hukum Islam bukan hanya sistem aturan, tetapi juga refleksi moral dan nilai kemanusiaan yang selalu relevan sepanjang masa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSeminar ini adalah momentum bagi kita semua untuk memperluas cakrawala berpikir dan memperdalam pemahaman tentang hubungan antara Islam, hukum, dan peradaban. Ketiganya harus berjalan beriringan untuk melahirkan tatanan masyarakat yang berkeadilan dan bermartabat,\u201d ungkap Dr. Efa. Ia menambahkan bahwa Fakultas Syariah terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki integritas moral serta kepekaan sosial yang tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dr. Efa juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan seminar ini. Ia berharap hasil dari kegiatan ini dapat memperkaya kajian hukum Islam dan menjadi inspirasi bagi para akademisi dan mahasiswa dalam mengembangkan penelitian yang berorientasi pada kemaslahatan umat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Senada dengan hal tersebut Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., yang dalam sambutannya memberikan refleksi mendalam tentang hubungan antara Islam, hukum, dan peradaban. Beliau menegaskan bahwa syariat Islam bukan sekadar kumpulan aturan ritual, melainkan pedoman hidup yang menyeluruh, mencakup aspek sosial, ekonomi, politik, dan budaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIslamic law, or Sharia, serves not only as a set of ritual regulations but also as a comprehensive guide to life that influences social, economic, political, and cultural dimensions,\u201d ujar Prof. Wan dalam sambutannya. Beliau menekankan bahwa peradaban akan terus berkembang secara beradab apabila nilai-nilai hukum Islam diterapkan secara konsisten untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rektor juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara prinsip normatif dan pendekatan reformis dalam memahami hukum Islam. Menurutnya, ijtihad dan reinterpretasi hukum merupakan bagian dari dinamika Islam yang harus terus dijaga agar relevan dengan konteks zaman. \u201cIslamic law must remain transformative and timeless by upholding universal values of justice, equality, and prosperity,\u201d tegas Prof. Wan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengingatkan bahwa sejarah peradaban Islam membuktikan peran besar umat Islam dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan yang memberi kontribusi nyata bagi dunia. Oleh karena itu, seminar ini diharapkan menjadi sarana untuk menghidupkan kembali semangat intelektual Islam dan memperkuat kolaborasi antarbangsa demi kemajuan bersama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diskusi yang berlangsung setelah pembukaan berjalan sangat interaktif. Para peserta tampak antusias menyimak paparan para narasumber dan turut memberikan pertanyaan serta pandangan kritis terkait tema seminar. Setiap pemikiran yang muncul memperkaya wacana tentang bagaimana hukum Islam dapat berperan dalam menjawab tantangan globalisasi dan transformasi sosial di era modern.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar hasil seminar dapat menjadi pijakan penting bagi pengembangan studi hukum Islam yang lebih inklusif, dinamis, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung terus berkomitmen menjadi pelopor dalam menguatkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil \u2018alamin, sekaligus memperteguh posisinya sebagai pusat keilmuan yang Bertumbuh dan Mendunia. (Rita Zaharah)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung, MUI Lampung Digital Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan wawasan keilmuan Islam yang berdaya saing global dengan menyelenggarakan International Seminar bertajuk \u201cIslam, Law, and the Transformation of Civilization.\u201d Kegiatan akademik bergengsi ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19280,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41,42,51],"tags":[],"class_list":["post-19279","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world","category-home","category-warta-nasional-dan-daerah"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-29-at-18.50.29-1.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19279","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19279"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19279\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19282,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19279\/revisions\/19282"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19280"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19279"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19279"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19279"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}