{"id":19243,"date":"2025-10-15T00:26:26","date_gmt":"2025-10-15T00:26:26","guid":{"rendered":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=19243"},"modified":"2025-10-15T00:30:33","modified_gmt":"2025-10-15T00:30:33","slug":"ketum-mui-lampung-turut-sambut-pangdam-xxi-radin-inten-sinergi-forkopimda-lampung-turunkan-angka-kriminalitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=19243","title":{"rendered":"Ketum MUI Lampung Turut Sambut Pangdam XXI\/Radin Inten. Sinergi Forkopimda Lampung Turunkan Angka Kriminalitas."},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Bandar Lampung-MUI Lampung Digital<br \/>\nAngka kriminalitas di Provinsi Lampung tercatat menurun dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi antara Kodam XXI\/Radin Inten, dan Forkopimda khususnya Polda Lampung dalam menjaga keamanan serta stabilitas sosial di Bumi Ruwa Jurai. Hal itu dikatakan Mayjen TNI Kristomei Sianturi (Pangdam XXI\/Radin Inten) pada acara Silaturahmi dan Perkenalan dirinya sebagai Pangdam pada Senin malam 13\/10\/2025 di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut Kristomei Sianturi mengatakan \u201cJumlah kriminalitas di Lampung ini berkurang,\u201d ujarnya dengan penuh optimisme. Ia menilai, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor kunci dalam menciptakan situasi yang kondusif di tengah masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, keberadaan Pangdam yang berasal dari daerah Lampung menjadi momentum penting untuk menghadirkan perubahan yang lebih nyata. \u201cSekarang Pangdam-nya asli dari Lampung, jadi harus ada bedanya,\u201d kata Kristomei menegaskan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, Kristomei menjelaskan bahwa Kodam XXI\/Radin Inten memiliki visi pembangunan berbasis lima pilar, yakni ketahanan pangan, konektivitas wilayah, pengembangan sumber daya manusia, mitigasi lingkungan, serta sinergi pentahelix. Lima pilar ini diharapkan dapat menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan Lampung yang aman, maju, dan bermartabat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami mohon dukungan seluruh elemen masyarakat. Tidak ada yang berhasil tanpa kebersamaan. Mari kita bangun kampung halaman kita menjadi lebih maju, santun, dan bermartabat,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya menjelaskan bahwa Lampung memiliki posisi strategis sebagai gerbang Pulau Sumatra.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, peran TNI sangat penting, tidak hanya dalam pertahanan, tetapi juga menjaga rasa aman dan kebanggaan rakyat. &#8220;Kami percaya, di bawah kepemimpinan Bapak Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Kodam XXI\/Radin Inten akan menjadi benteng yang kokoh dan bersahabat, bukan hanya menjaga wilayah, tapi juga menumbuhkan rasa aman, persatuan, dan kebanggaan di hati rakyat,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan itu, Mirza menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk TNI, dalam memajukan pertanian sebagai penopang utama ekonomi Lampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua Umum MUI Provinsi Lampung Prof. Dr. KH. Moh. Mukri, M.Ag., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung Prof. Dr. KH. Sudarman, M.Ag., serta Sekretaris FKUB Provinsi Lampung Pdt. Samuel D. Luas. Kehadiran para tokoh lintas ormas dan agama ini memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan dalam membangun Lampung yang harmonis dan berkeadaban. (Suryani, Mia Imelda Yosefa, Rita Zaharah)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung-MUI Lampung Digital Angka kriminalitas di Provinsi Lampung tercatat menurun dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi antara Kodam XXI\/Radin Inten, dan Forkopimda khususnya Polda Lampung dalam menjaga keamanan serta stabilitas sosial di Bumi Ruwa Jurai. Hal itu dikatakan Mayjen TNI Kristomei Sianturi (Pangdam XXI\/Radin Inten) pada acara Silaturahmi dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19244,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41,42,50],"tags":[],"class_list":["post-19243","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world","category-home","category-warta-mui"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-14-at-20.22.11.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19243","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19243"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19243\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19249,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19243\/revisions\/19249"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19244"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19243"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19243"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19243"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}