{"id":19229,"date":"2025-10-15T00:17:06","date_gmt":"2025-10-15T00:17:06","guid":{"rendered":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=19229"},"modified":"2025-10-15T00:17:06","modified_gmt":"2025-10-15T00:17:06","slug":"pwnu-lampung-jurnalisme-harus-mencerahkan-menginspirasi-dan-memuliakan-pesantren","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=19229","title":{"rendered":"PWNU Lampung: Jurnalisme Harus Mencerahkan, Menginspirasi, dan Memuliakan Pesantren"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Bandar Lampung, <strong>MUI Lampung Digital<\/strong><\/div>\n<div><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung menyampaikan keprihatinan mendalam atas tayangan program Expose Uncensored di Trans7 yang dinilai tidak proporsional dan berpotensi melecehkan lembaga pesantren serta tokoh-tokoh yang dimuliakan oleh Nahdlatul Ulama. Selasa (14\/10\/2025)<\/div>\n<div><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">PWNU Lampung mendukung sikap dan langkah yang telah diambil oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam menyikapi hal ini, serta menegaskan perlunya tanggung jawab moral seluruh insan media untuk menjaga kehormatan lembaga pendidikan Islam dan nilai kemanusiaan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">1. Mengutuk Tayangan yang Tidak Proporsional dan Menistakan Dunia Pesantren<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">PWNU Lampung mengecam tayangan yang menyudutkan pesantren atau tokoh agama tanpa dasar kuat. Tayangan semacam itu tidak hanya melukai perasaan jutaan santri, tetapi juga mengaburkan kontribusi besar pesantren bagi bangsa dan negara.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Kami menilai hal ini bertentangan dengan etika jurnalistik, prinsip keadilan, dan semangat kebangsaan. Pesantren bukan sumber masalah, melainkan sumber peradaban dan penjaga nurani bangsa.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">2. Pesantren Penjaga Moral Bangsa<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pesantren adalah penjaga moral bangsa, tempat tumbuhnya keikhlasan, kesederhanaan, dan kecintaan kepada tanah air. Santri dan kiai tidak hanya mendidik generasi berilmu, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menegakkan nilai-nilai kebangsaan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dalam sejarah perjuangan Indonesia, pesantren telah memberi kontribusi nyata \u2014 dari resolusi jihad 22 Oktober 1945 yang melahirkan Hari Santri, hingga pertempuran heroik 10 November di Surabaya yang menjadi tonggak lahirnya Hari Pahlawan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Karena itu, jurnalisme yang sehat seharusnya menampilkan reportase tentang keteladanan dan pengorbanan santri serta pesantren dalam mempertahankan kemerdekaan, bukan melecehkan dunia pesantren yang sarat nilai perjuangan dan kemanusiaan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">3. Instruksi Langkah Hukum melalui LBH PWNU Lampung<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Sebagai bentuk tanggung jawab organisasi, PWNU Lampung memerintahkan LBH PWNU Lampung untuk segera:<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u2022Melaporkan secara resmi tayangan tersebut kepada aparat penegak hukum atas dugaan penistaan terhadap lembaga pendidikan keagamaan;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u2022Menyusun dokumen hukum dan hak jawab;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u2022Berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar langkah hukum berjalan sesuai koridor keadilan dan menjaga martabat pesantren.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">4. Jurnalisme Harus Mengedepankan Optimisme dan Pencerahan<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">PWNU Lampung menyerukan agar seluruh insan media, baik televisi, cetak, maupun digital, kembali pada ruh jurnalisme sejati: memberi pencerahan, menumbuhkan optimisme, dan memanusiakan manusia.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Media seharusnya menjadi jendela kebenaran, bukan alat sensasi atau provokasi. Di tengah tantangan bangsa yang kompleks, jurnalisme yang beretika harus mampu menumbuhkan harapan dan menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan, bukan mencederainya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Kami percaya bahwa kekuatan media akan bernilai luhur ketika digunakan untuk mengangkat martabat manusia, menebarkan kedamaian, dan memperkuat persaudaraan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">5. Menyerukan Keteguhan dan Ketenangan Warga NU<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">PWNU Lampung mengajak seluruh warga Nahdliyin, santri, dan masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing provokasi, serta mempercayakan langkah hukum kepada pihak berwenang.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Kemarahan harus diterjemahkan menjadi aksi moral dan edukatif, bukan kebencian. Kita jawab penghinaan dengan peradaban, kita lawan fitnah dengan kebenaran, dan kita tegakkan keadilan dengan ilmu serta akhlak.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">6.\u2060 \u2060Seruan Doa Bersama dan Istighosah untuk Keselamatan Bangsa<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">PWNU Lampung seluruh PCNU, MWC NU,\u00a0 Pesantren dan para Kyai di Provinsi Lampung untuk memperbanyak doa dan istighosah bersama, yang ditutup dengan pembacaan Hizib Nashor untuk memohon keselamatan bangsa, keutuhan Jam\u2019iyyah dan Jamaah Nahdlatul Ulama, serta keamanan dan ketenangan seluruh pesantren di Lampung maupun di Indonesia.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dengan doa yang bersamaan, semoga seluruh warga NU dan pesantren di Lampung senantiasa berada dalam keadaan kondusif, aman, damai, dan selamat. Aamiin ya Rabbal \u2018alamin.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Penutup<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">PWNU Lampung menegaskan bahwa pesantren adalah pilar peradaban bangsa yang berdiri di atas keikhlasan, cinta ilmu, dan pengabdian kepada umat.<\/div>\n<div><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, tidak boleh ada ruang bagi jurnalisme yang merendahkan nilai-nilai luhur tersebut.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Kami berharap peristiwa ini menjadi momentum untuk memperbaiki etika penyiaran dan memperkuat kolaborasi antara media dan lembaga keagamaan dalam membangun Indonesia yang beradab, berilmu, dan bermartabat.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Bandar Lampung, 14 Oktober 2025<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Rois Syuriah<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">KH. Shodiqul Amin<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Katib Syuriah<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">KH. Ahmad Ma\u2019shum Abror, M.Pd<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Ketua Tanfidziyah<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dr. H. Puji Raharjo Soekarno, M.Hum.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Sekretaris Tanfidziyah<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">H. Hidir Ibrahim, M.Si<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung, MUI Lampung Digital Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung menyampaikan keprihatinan mendalam atas tayangan program Expose Uncensored di Trans7 yang dinilai tidak proporsional dan berpotensi melecehkan lembaga pesantren serta tokoh-tokoh yang dimuliakan oleh Nahdlatul Ulama. Selasa (14\/10\/2025) PWNU Lampung mendukung sikap dan langkah yang telah diambil oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19230,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41,42,51],"tags":[],"class_list":["post-19229","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world","category-home","category-warta-nasional-dan-daerah"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/1efb498d-8356-4e55-89e2-0ba64648cd91_169.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19229","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19229"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19229\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19231,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19229\/revisions\/19231"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19230"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19229"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19229"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19229"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}