{"id":1912,"date":"2016-09-10T14:41:35","date_gmt":"2016-09-10T14:41:35","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=1912"},"modified":"2016-09-10T14:41:35","modified_gmt":"2016-09-10T14:41:35","slug":"keutamaan-puasa-sunah-arafah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=1912","title":{"rendered":"Keutamaan Puasa Sunah Arafah"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1910\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/images-1.jpeg\" alt=\"images-1\" width=\"311\" height=\"162\" \/><\/p>\n<p>Mekah<span style=\"line-height: 1.5;\">\u00a0\u2013 Arab Saudi; Ketua Komisi Fatwa MUI Lampung KH. Munawir dari tempat pemondokan haji di Mekah melanjutkan rilisnya kepada MLO mengenai \u00a0puasa Arafah. Rasulallah Shallall\u00e2hu \u2018alaihi wa sallam menjelaskan dalam hadits shahihnya: Dari Abi Qatadah radhiy\u00e2llahu \u2018anhu berkata; Rasulullah shallall\u00e2hu \u2018alaihi wa sallam ditanya tentang puasa Arafah, Rasulullah shallall\u00e2hu \u2018alaihi wa sallam pun menjawab, \u201cPuasa Arafah bisa menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.\u201d (HR. Muslim)<\/span><!--more--><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dari hadits di atas menjadi jelas bahwa Puasa Tarwiyah dan Arafah mempunyai keutamaan bagi siapa saja yang melakukannya. Apakah ada orang yang lebih beruntung daripada orang yang diampuni dosanya oleh Allah? Jika manusia paling mulia dan manusia yang diberi keistimewaan oleh Allah dosa-dosanya diampuni oleh Allah, baik yang terdahulu dan yang akan datang juga berpuasa, lalu bagaimana dengan orang yang banyak dosanya? \u201cPasti jauh lebih pantas untuk berpuasa\u201d. Jelasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bulan Dzulhijjah menjadi sangat mulia bukan karena terdapat hari Tarwiyah dan Arafah saja, akan tetapi karena di dalam 10 hari pertama terdapat malam hari raya yang begitu sangat agung dan istimewa. Dalam hal ini, Rasulullah shallall\u00e2hu \u2018alaihi wa sallam bersabda dalam salah satu haditsnya: \u201cBarang siapa yang menghidupkan dua malam hari raya, maka Allah akan menghidupkan hatinya pada saat banyak hati yang mati.\u201d (al-Hadits)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sebagian ulama menafsirkan hadits tersebut bahwa orang yang menghidupkan dua malam hari raya, maka Allah akan menyelamatkannya besok pada hari kiamat di mana pada hari itu banyak hati yang tidak selamat dan Allah akan menjaganya dari su\u2019ul khatimah. Tutup kiai Nawir. (Maskut Candranegara)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Mekah\u00a0\u2013 Arab Saudi; Ketua Komisi Fatwa MUI Lampung KH. Munawir dari tempat pemondokan haji di Mekah melanjutkan rilisnya kepada MLO mengenai \u00a0puasa Arafah. Rasulallah Shallall\u00e2hu \u2018alaihi wa sallam menjelaskan dalam hadits shahihnya: Dari Abi Qatadah radhiy\u00e2llahu \u2018anhu berkata; Rasulullah shallall\u00e2hu \u2018alaihi wa sallam ditanya tentang puasa Arafah, Rasulullah shallall\u00e2hu \u2018alaihi wa sallam pun menjawab, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-1912","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1912","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1912"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1912\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1912"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1912"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1912"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}