{"id":18828,"date":"2025-08-03T01:39:17","date_gmt":"2025-08-03T01:39:17","guid":{"rendered":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=18828"},"modified":"2025-08-03T01:39:17","modified_gmt":"2025-08-03T01:39:17","slug":"tumbuhkan-jiwa-pengabdian-dan-tanggung-jawab-sosial-stisda-lampung-tengah-terjunkan-mahasiswa-untuk-kkn-ks","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=18828","title":{"rendered":"Tumbuhkan Jiwa Pengabdian dan Tanggung Jawab Sosial, STISDA Lampung Tengah Terjunkan Mahasiswa Untuk KKN KS"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lampung Tengah, <strong>MUI Lampung Digital<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jajaran civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Syari\u2019ah Darusy Syafa\u2019ah (STISDA) Lampung Tengah melepas mahasiswa dalam rangka Kuliah Kerja Nyata Kerja Sosial (KKN KS).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program Kuliah Kerja Nyata Kerja Sosial (KKN-KS) Mahasiswa STISDA Lampung Tengah angkatan ke VI tahun 2025 ini mempunyai tujuan, yaitu; mengembangkan kepekaan sosial mahasiswa terhadap kondisi riil masyarakat, sekaligus menumbuhkan jiwa pengabdian dan tanggung jawab sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal tersebut disampaikan Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STISDA Lampung Tengah, Chamdini Putri, M.E, di kampus hijau Jalan Jenderal Sudirman RT 12\/RW 06 Dusun Kotasari I Kampung Kotagajah, Kecamatan Kotagajah, Kabupaten Lampung Tengah, Propinsi Lampung, pada Jumat, (1\/8\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMahasiswa KKN KS STISDA Lampung Tengah angkatan ke VI tahun 2025 ini terdiri dari mahasiswa dua program studi; Hukum Keluarga Islam dan Ekonomi Syariah,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua STISDA Lampung Tengah, Dr. H. Andi Ali Akbar, M.Ag, menambahkan, pada tahun 2025 ini mahasiswa STISDA Lampung Tengah KKN KS ini adalah yang istimewa, karena momentum bertemu dengan masyarakat pada waktu hampir bersamaan dengan HUT RI ke 80.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPeserta KKN KS ini berkoordinasi, komunikasi dengan Kepala Kampung \/ Desa dan berbaur dengan para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama setempat, tokoh adat, dan lain-lain\u201d tambah alumnus doktoral UIN Sunan Ampel Surabaya, Jawa Timur ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakil Katib Syuriah PWNU Lampung ini menambahkan, KKN- KS didesain secara integratif antara pengabdian kepada masyarakat dengan praktik profesi sesuai kompetensi keilmuan yang pelaksanaannya berbasis lingkungan masyarakat. Desain KKN-KS akan meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan pengabdian berbasis kompetensi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tim kesekretariatan Kuliah Kerja Nyata Kerja Sosial (KKN-KS) STISDA Lampung Tengah, Ahmad Yazid Baidowi, M.H menambahkan, peserta KKN KS tahun 2025 ini ditempatkan di beberapa Kampung \/ Desa, yakni; Kampung Sritejokencono, Kecamatan Kotagajah. Desa Tulung Balak, Kecamatan Batanghari Nuban. Desa Mekarsari Kecamatan Pasir Sakti, dan Bumi Restu, Kecamatan Palas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMahasiswa KKN KS STISDA Lampung Tengah angkatan ke VI ini memulai pengabdian masyarakatnya kelokasi yang dituju mulai tanggal 29 Juli 2025 hingga 6 September 2025,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMahasiswa KKN KS STISDA Lampung Tengah angkatan ke VI ini telah menempuh pembekalan oleh dosen STISDA Lampung Tengah pada Senin, 28 Juli 2025 lalu,\u201d tutupnya. (Ahmad Yazid Baidowi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Lampung Tengah, MUI Lampung Digital Jajaran civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Syari\u2019ah Darusy Syafa\u2019ah (STISDA) Lampung Tengah melepas mahasiswa dalam rangka Kuliah Kerja Nyata Kerja Sosial (KKN KS). Program Kuliah Kerja Nyata Kerja Sosial (KKN-KS) Mahasiswa STISDA Lampung Tengah angkatan ke VI tahun 2025 ini mempunyai tujuan, yaitu; mengembangkan kepekaan sosial mahasiswa terhadap kondisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18829,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41,42,51],"tags":[],"class_list":["post-18828","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world","category-home","category-warta-nasional-dan-daerah"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-02-at-12.19.10.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18828","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18828"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18828\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18831,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18828\/revisions\/18831"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18828"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18828"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18828"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}